Mendagri Tito dan Wamen PPPA Veronica Bahas Keterlibatan Perempuan dalam Ketahanan Pangan

Mendagri terima kunjungan Wamen PPPA Veronica Tan di rumah dinasnya membahas soal keterlibatan perempuan dalam program ketahanan pangan.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 08:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mendagri dan Wamen PPPA bahas penguatan peran perempuan dalam ketahanan pangan.
  • Kementerian PPPA inisiasi Kebun Pangan Perempuan sebagai sumber ekonomi lokal.
  • Mendagri dukung Kebun Pangan Perempuan atasi inflasi dan penuhi pangan.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan di Rumah Dinas Mendagri, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Pertemuan tersebut membahas penguatan peran perempuan dalam ketahanan pangan, termasuk peluang pengembangan Kebun Pangan Perempuan.

Dalam paparannya, Veronica menjelaskan inisiatif Kementerian PPPA untuk meningkatkan kontribusi perempuan dalam pemenuhan pangan keluarga maupun program prioritas pemerintah. “Kita pengen perempuan-perempuan ini kita pengennya ikut di dalam bagian program prioritas Presiden sebenernya,” ujarnya.

Dia juga memaparkan rencana pengembangan Kebun Pangan Perempuan yang dapat menjadi sumber ekonomi lokal. Veronica menyebut model kebun komunitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghasil pangan, tetapi juga bagian dari ekosistem pemberdayaan yang menyasar keluarga hingga penyintas kekerasan.

“Tujuannya sebenarnya dari ketahanan kebun pangan ini yang diharapkan ini bisa jadi ekonomi baru buat daerah lokal yang ada,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Mendagri lalu menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk memastikan ketersediaan pangan lokal yang lebih merata. Ia menyoroti fluktuasi harga kebutuhan dapur seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih yang kerap memicu inflasi di daerah. Padahal, komoditas seperti cabai dan bawang merah dapat diproduksi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita negara tropis iya, nah kemudian bisa sepanjang tahun [tanam], sinar matahari cukup, air cukup, tanah enggak cukup kita taruh di polybag,” ungkap Mendagri.

Karena itu, keberadaan Kebun Pangan Perempuan diharapkan dapat membantu memenuhi ketersediaan bahan pangan yang sering menjadi pemicu inflasi. Ia menilai peran perempuan sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan, terutama melalui pengelolaan lahan pekarangan dan kebun komunitas. “Saya melihat ini sebagai salah satu solusi,” jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6