Legislator Gerindra Minta TKD Daerah Terdampak Bencana di Sumatra Tak Dikurangi: Bila Perlu Ditambah

Legislator Gerindra, Sugiat Santoso meminta pemerintah tidak mengurangi dana transfer ke daerah (TKD) yang terdampak bencana di Sumatra.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 20:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sugiat Santoso meminta pemerintah tidak mengurangi dana TKD daerah terdampak bencana.
  • Anggaran TKD normal saja kurang, apalagi untuk perbaikan fasilitas rusak akibat bencana.
  • Sumut, Sumbar, Aceh butuh biaya pemulihan besar, pemerintah pusat harus bantu.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Sugiat Santoso meminta pemerintah tidak mengurangi dana transfer ke daerah (TKD) yang terdampak bencana di Sumatra bagian Utara. Menurutnya, anggaran TKD harus disalurkan penuh agar daerah-daerah terdampak bencana bisa melakukan pemulihan secara maksimal

"Saya berharap dalam konteks daerah-daerah yang statusnya dianggap sebagai daerah bencana, transfer keuangan daerahnya jangan dikurangi," kata Sugiat dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).

Sugiat mengatakan, untuk kondisi normal saja anggaran TKD yang telah ditetapkan pemerintah tidak cukup memenuhi kebutuhan masing-masing daerah. Apalagi, ditambah untuk memperbaiki seluruh fasilitas yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor.

"Ini normal saja mereka yang sekarang saja, eksistensi sekarang saja mereka sangat kekurangan. Apalagi ditambah dengan bencana," kata dia.

Oleh karena itu, pimpinan Komisi XII DPR ini mengingatkan kembali agar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak memangkas dana TKD bagi daerah-daerah terdampak bencana. Bila perlu, kata dia, pemerintah menambah dana TKD untuk daerah-daerah tersebut.

"Saya berharap kepada Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) untuk daerah bencana, transfer keuangan daerahnya dipenuhi 100 persen, bahkan bila perlu ditambah," katanya.

 

 

Butuh Biaya Pemulihan

Sugiat menekankan bila saat ini, khususnya Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh sangat membutuhkan biaya guna memulihkan kondisi masing-masing wilayahnya pascabencana.

Dia mengungkapkan jika kerusakan yang ditimbulkan dari banjir bandang ataupun longsor cukup luas. Mulai, dari ratusan jembatan yang terputus hingga infrastruktur-infrastruktur lain yang rusak.

"Itu kan perlu penanganan dari pusat. Kan tidak mungkin kabupaten/kota atau provinsi yang membangun itu kembali. Karena mereka tidak punya anggaran, apalagi dengan situasi TKD mereka dikurangi," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    DPR adalah lembaga legislatif yang anggotanya terdiri dri anggota partai politik terpilih dari hasil pemilu.
    DPR
  • Gerindra ialah sebuah partai politik di Indonesia
    Gerindra ialah sebuah partai politik di Indonesia
    Gerindra
  • liputan6
    Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sebagian besar wilayah Sumatera sejak akhir November 2025, menyebabkan puluhan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur signifikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
    Banjir Sumatera Terkini
  • TKD
  • Sumatra