Menhan Sjafrie, Titiek Soeharto dan Didit Prabowo Tinjau Banjir Bandang di Aceh, Pastikan Distribusi Bantuan Logistik

Pengerahan alat berat dan pemasangan jembatan bailey akan dimaksimalkan untuk memulihkan akses darat yang terputus akibat bencana alam.

Diterbitkan 30 November 2025, 17:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menhan meninjau lokasi banjir di Pidie Jaya, Aceh, bersama Titiek Soeharto dan Didit Prabowo.
  • Pemerintah prioritaskan bantuan logistik, obat-obatan, dan pemulihan akses darat.
  • Kemenhan menyalurkan berbagai bantuan dan akan menjangkau Sumut serta Sumbar.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan putra Presiden RI Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu.

Setelah melakukan peninjauan tersebut, Menhan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menyediakan bantuan logistik bagi masyarakat, seperti bahan makanan, kebutuhan pribadi, hingga obat-obatan.

Menhan mengatakan seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan dengan menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI ke titik-titik terdampak pada 18 kabupaten/kota di Aceh.

Selain itu, dia mengatakan pengerahan alat berat dan pemasangan jembatan bailey akan dimaksimalkan untuk memulihkan akses darat yang terputus akibat bencana alam.

Sementara itu, dia mengatakan Kemenhan turut menyalurkan bantuan kemanusiaan dari internal maupun eksternal kementerian pada kesempatan tersebut.

Bantuan tersebut berupa berupa 28 unit Starlink, 28 unit genset, 750 dus mi instan, 38 set tenda, satu unit kompresor, empat unit genset PT PLN (Persero), 1.175 kilogram bansos sembako PMI, 7.800 kilogram ransum Badan Logistik TNI, alat kesehatan PMI, 1.234,6 kilogram obat-obatan, serta 20 unit perahu Landing Craft Rubber (LCR) untuk memudahkan mobilisasi di wilayah yang sulit dijangkau.

Adapun untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dia mengatakan Kemenhan memastikan untuk menyalurkan bantuan di wilayah tersebut.

 

Kuatkan Para Pengungsi

Sementara itu, Titiek Soeharto yang merupakan Ketua Komisi IV DPR RI bersama Didit Prabowo berbincang dengan warga korban bencana yang mengungsi di Pengungsian Meunasah serta Gedung Tgk Chik Pante Geulima, Aceh.

Bukan hanya berbincang, Titiek menggenggam erat tangan warga yang meminta bantuan karena rumahnya habis tersapu air bah. Namun, Titiek menguatkan para pengungsi untuk sabar menghadapi cobaan ini.

"Sabar ya, Insya Allah kami akan bantu," kata Titiek Soeharto melalui keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Titiek Soeharto meninjau langsung rumah-rumah yang rata dengan tanah akibat banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh. Ia pun tak kuat menahan tangis melihat rumah warga yang rata dengan tanah sehingga harus mengungsi.

"Ikut prihatin, semoga semuanya bisa diatasi," ujarnya.

Titiek Soeharto memastikan kebutuhan dasar terpenuhi untuk warga yang mengungsi, terutama penyaluran logistik seperti makanan, kebutuhan pribadi dan obat-obatan.

”Kami di DPR RI akan memantau terus penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak banjir bandang di Aceh," imbuhnya.

Selain itu, Titiek juga mengingatkan agar diberikan pendampingan secara khusus untuk anak-anak yang terdampak banjir bandang, termasuk disiapkan trauma healing.

”Bagi korban anak-anak juga harus diperhatikan secara khusus, kerahkan tim trauma healing ke tempat-tempat pengungsian," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6