Tabrakan Beruntun Libatkan Belasan Kendaraan di Dawuan Cikampek: 2 Tewas, 5 Luka

Kecelakaan beruntun melibatkan belasan kendaraan terjadi di kawasan lampu merah Dawuan, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (29/11) pagi sekitar pukul 07.45 WIB.

Diterbitkan 29 November 2025, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kecelakaan beruntun di Cikampek menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.
  • Truk diduga rem blong, menabrak belasan kendaraan di lampu merah Dawuan.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti, sopir truk telah diamankan.

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan beruntun melibatkan belasan kendaraan terjadi di kawasan lampu merah Dawuan, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2025) pagi sekitar pukul 07.45 WIB. Insiden ini menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.

Kasatlantas Polres Karawang, AKP Abdurrohman Hidayat mengatakan, berdasarkan informasi awal, kecelakaan bermula ketika sebuah truk melaju dari arah Jomin menuju Bekasi yang diduga mengalami rem blong saat kendaraan lain tengah berhenti di lampu merah. Truk kemudian menghantam kendaraan di depannya, memicu tabrakan beruntun.

"Data sementara seperti itu, namun masih kami pastikan kembali," ujarnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11/2025).

Total kendaraan yang terlibat antara lain 6 unit mobil dan 7 sepeda motor. Para korban langsung dievakuasi ke RS Karya Husada yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Sopir truk yang berinisial T, telah diamankan di Polres Karawang. Saat insiden terjadi, kondisi pengemudi dalam keadaan fit. 

“Kondisinya fit, tidak mengantuk sama sekali,” terangnya.

Lakukan Pendalaman

Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, kendati dugaan awal mengarah pada gangguan pada sistem pengereman.

"Perkiraan awal truk mengalami rem blong. Namun demikian, penyelidikan lebih lanjut masih kami lakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," ujar dia.

Sementara itu, situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali normal. Arus kendaraan dari Bekasi ke Jomin maupun sebaliknya dapat kembali dilalui tanpa hambatan setelah dilakukan pengaturan oleh petugas di lapangan.

"Arulin (arus lalu lintas) kembali normal dari kedua arah," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6