13 Warga Garut dan Tasikmalaya Jadi Korban Penipuan Pekerja Sawit di Kalimantan

Mereka diiming-imingi pekerjaan sebagai buruh perkebunan kelapa sawit dengan gaji layak oleh seorang perekrut.

Diterbitkan 20 November 2025, 08:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 13 warga Garut dan Tasikmalaya korban penipuan pekerja sawit berhasil dipulangkan.
  • Anggota DPR Imas Aan Ubudiyah memfasilitasi penyelamatan dan pemulangan para korban.
  • Imas akan dorong penindakan perekrut penipu dan minta pemda lebih aktif.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 13 warga Garut dan Tasikmalaya menjadi korban penipuan perekrut pekerja sawit. Mereka berhasil diselamatkan dan dipulangkan ke kampung halaman.

Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah memfasilitasi langsung proses tersebut dengan menjemput mereka di bandara, Rabu (19/11/2025).

Imas mengaku bersyukur seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ia menegaskan, keselamatan dan kepastian nasib warga di daerah pemilihannya merupakan prioritas yang harus diperjuangkan.

“Alhamdulillah semuanya kembali dengan selamat. Ini kewajiban saya untuk memastikan warga saya tidak dibiarkan terlantar di daerah lain,” ujar Imas di bandara Soekarno Hatta, Tangerang seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (20/11/2025).

"Terimakasih kepada semua pihak yang mengawal saudara-saudara kami, mereka ini adalah pejuang nafkah keluarga, tetapi malah diperdaya sesama warga kita sendiri. Mudah-mudahan ke depan tidak lagi terjadi korban seperti ini," sambungnya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, dirinya akan mendorong penindakan terhadap pihak perekrut yang diduga melakukan penipuan dan penelantaran ke pihak berwajib. Dia meminta pemerintah daerah serta aparat desa setempat lebih aktif memastikan warganya tidak mudah tergiur tawaran kerja tanpa kejelasan.

“Terimakasih banyak atas bantuannya Ibu Imas, kami berutang budi kepada ibu yang sudah membantu kami,” ujar perwakilan korban dalam bahasa Sunda.

 

 

Kronologi Kasus

Sebagai informasi, kasus berawal ketika 10 warga Kabupaten Garut dan 3 warga Tasikmalaya dilaporkan terlantar di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Mereka sebelumnya diiming-imingi pekerjaan sebagai buruh perkebunan kelapa sawit dengan gaji layak oleh seorang perekrut.

Diketahui, para korban penipuan itu awalnya sempat dipekerjakan di Kalimantan Utara selama empat bulan, tetapi upah yang dijanjikan tidak pernah mereka terima.

Setelah diprotes, perekrut kembali menjanjikan pekerjaan baru di Kalimantan Barat. Namun sesampainya di lokasi, mereka justru ditelantarkan tanpa pekerjaan, tempat tinggal, maupun kepastian dari pihak yang merekrut mereka.

Informasi kondisi mengenaskan tersebut langsung direspons cepat olah Imas Aan Ubudiyah dengan langsung berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dan pemulangan dapat segera dilakukan.

 

Daftar Korban

Berikut daftar 13 korban penelantaran pekerja sawit yang telah berhasil dipulangkan:

1. Abdul Basit — Mekartani, Garut

2. Ajat — Mekartani, Garut

3. Aam — Sukanagara, Garut

4. Hendra — Saribakti, Garut

5. Ade — Saribakti, Garut

6. Sohibi — Saribakti, Garut

7. Apim — Karangpawitan, Garut

8. Asep — Campakasari, Tasikmalaya

9. Kurniawan — Campakasari, Tasikmalaya

10. Cecef — Campakasari, Tasikmalaya

11. Muslim — Toblong, Garut

12. Angga — Simpang, Garut

13. Itang — Sukanagara, Garut

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6