Apple Luncurkan Proyek Baru Lindungi dan Pulihkan Hutan Redwood di California AS

Apple meningkatkan investasi konservasi dengan memulihkan Hutan Sungai Gualala di California, Amerika Serikat (AS) melalui kerja sama dengan The Conservation Fund.

Diterbitkan 19 November 2025, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Apple kembali memperkuat upayanya dalam aksi iklim global melalui peluncuran proyek besar untuk konservasi dan restorasi hutan redwood pesisir California.

Proyek ini dijalankan bersama The Conservation Fund, organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan.

"Kami sangat senang bisa membantu melindungi hutan redwood pesisir California yang ikonik sebagai bagian dari inisiatif Restore Fund kami yang terus berkembang," ujar Vice President of Environment, Policy, and Social Initiatives Apple Lisa Jackson, dikutip Liputan6.com dari laman resmi Apple www.apple.com, Rabu (19/11/2025).

"Hutan adalah salah satu teknologi paling ampuh yang kita miliki untuk menghilangkan karbon dari atmosfer. Investasi global kami untuk alam memanfaatkan teknologi tersebut sembari mendukung masyarakat, menstimulasi perekonomian setempat, dan meningkatkan keanekaragaman hayati di ekosistem di seluruh dunia," sambung dia.

Lokasi restorasi berada di Hutan Sungai Gualala, Mendocino County, dengan luas mencapai 14.000 acre atau sekitar 5.600 hektare, menjadikannya salah satu hutan redwood terbesar dan paling penting di wilayah pesisir Amerika Serikat (AS), sebagaimana dilansir oleh Apple.

Hutan redwood terkenal dengan pohon-pohonnya yang menjulang tinggi dan usia yang bisa mencapai ribuan tahun. Keistimewaan ini menjadikannya sangat bernilai dari sisi ekologi.

Langkah pemulihan hutan ini dirancang untuk mengembalikan kondisi ekosistem yang rusak akibat campur tangan manusia, kebakaran hutan, serta tekanan pembangunan, sambil menjaga keberlanjutan hutan untuk generasi berikutnya.

Inisiatif ini menjadi bagian dari Restore Fund, program yang diperkenalkan Apple pada 2021 untuk mendorong proyek pengurangan karbon berbasis alam di berbagai wilayah.

Fokus Utama, Hutan Redwood sebagai Solusi Alam untuk Menekan Emisi

Fokus utama program ini mencakup pemulihan ekosistem penting sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Kehadiran proyek redwood di California memperluas portofolio Restore Fund dan memperkuat peran Apple sebagai salah satu perusahaan yang aktif mengambil langkah nyata dalam menghadapi krisis iklim.

Dengan bergabungnya kawasan hutan redwood ke dalam Restore Fund, Apple menunjukkan komitmennya untuk mengoptimalkan kontribusi alam dalam menekan emisi karbon.

Upaya ini juga memastikan bahwa habitat redwood yang memiliki nilai ekologis tinggi tetap terlindungi dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan pesisir California.

Lisa Jackson menegaskan kembali pentingnya hutan sebagai penyerap karbon alami yang paling efektif.

"Hutan adalah salah satu solusi alam paling ampuh untuk menarik karbon dari udara. Melalui pemulihan hutan redwood pesisir California, kami tidak hanya berupaya menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan manfaat sosial dan ekonomi bagi komunitas lokal," ucap Lisa Jackson.

Upaya pemulihan hutan redwood pesisir California ini menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan berjalan seiring dengan tujuan menghadirkan manfaat yang dapat dinikmati oleh masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut.

Peran The Conservation Fund dalam Pengelolaan Hutan

Dalam proyek ini, The Conservation Fund dipercaya untuk mengelola Hutan Sungai Gualala dengan menerapkan cara-cara yang menjaga kelestarian alam.

Mereka fokus memulihkan area yang rusak, merawat pohon redwood, serta memastikan ekosistem di dalam hutan kembali sehat.

Upaya ini dilakukan agar hutan dapat berfungsi optimal sebagai penyerap karbon alami dan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Dari peningkatan kualitas hutan tersebut, Apple akan menerima kredit karbon sebagai bagian dari strategi pengurangan emisinya.

Selain itu, masyarakat di sekitar Mendocino County diperkirakan mendapat manfaat tambahan, baik berupa peluang kerja dari aktivitas restorasi maupun keuntungan sosial dan lingkungan dari kondisi hutan yang lebih baik. Dengan begitu, proyek ini membawa dampak positif bagi perusahaan, alam, dan komunitas lokal.

Langkah Apple Melindungi Hutan di Amerika Serikat

Dengan proyek hutan redwood, Apple telah berinvestasi dalam upaya restorasi jangka panjang dan pengelolaan berkelanjutan Hutan Sungai Galala di Mendocino County, California.

Upaya ini dilakukan melalui kemitraan dengan The Conservation Fund, organisasi nirlaba berbasis Amerika Serikat yang membeli hutan-hutan dan lanskap berisiko lainnya untuk menjaga mereka dari degradasi.

Sejak tahun 2004, organisasi tersebut telah melindungi lebih dari 120.000 acre (48.500 hektare) lahan hutan California, khususnya di daerah redwood.

Presiden dan CEO The Conservation Fund, Larry Selzer menegaskan urgensi perlindungan hutan di Amerika Serikat.

"Hutan-hutan di Amerika berada dalam tekanan besar, dengan 13 juta acre (5,2 juta hektare) berisiko lenyap pada tahun 2050. Ini adalah salah satu tantangan konservasi terbesar pada zaman ini," terang Larry.

Ia juga menyoroti peran penting hutan bagi perekonomian pedesaan.

"Hutan adalah fondasi utama ekonomi wilayah pedesaan, menampung lebih dari 2 juta pekerjaan. Kolaborasi kami dengan Apple adalah model penting untuk melindungi hutan lestari, dan kami tak sabar untuk mereplikasinya dengan sejumlah mitra lain di seluruh negeri," tambah Larry, dalam pernyataan yang sama.

Hutan Sungai Gualala merupakan salah satu kawasan penting dalam bentang hutan redwood pesisir, yang menjadi rumah bagi ratusan spesies dan menjadi penopang ekonomi bagi komunitas di wilayah pantai utara California.

Dalam kerja sama ini, The Conservation Fund akan melanjutkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan, sementara Apple memperoleh kredit karbon yang dihasilkan dari peningkatan kualitas dan pertumbuhan hutan tersebut dari waktu ke waktu.

Apple sebelumnya pernah bermitra dengan The Conservation Fund untuk melindungi lebih dari 36.000 acre (14.500 hektare) hutan lestari di Maine dan Carolina Utara, sebagai bagian dari komitmennya atas upaya konservasi di Amerika Serikat.

Selain hutan redwood di California, Apple juga telah berinvestasi di hutan hujan beriklim sedang dengan beragam spesies pohon di Washington melalui kemitraan Restore Fund dengan Climate Asset Management.

Melestarikan Alam di Berbagai Belahan Dunia

Komitmen Apple untuk melestarikan alam tersebar di seluruh dunia. Melalui inisiatif Restore Fund dan pemberian hibah pada sejumlah komunitas dan kelompok lingkungan hidup, Apple telah berinvestasi dan mendukung puluhan proyek penghapusan karbon berbasis alam, pertanian regeneratif, dan konservasi inovatif di Afrika, Asia, Australia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Apple juga mengumumkan pemberian dana hibah baru untuk mendukung upaya konservasi di berbagai negara di seluruh dunia. Ini mencakup sejumlah proyek bersama Conservation International untuk membina pemimpin konservasi dan memperkuat kapasitas dalam melindungi ekosistem penting yang terancam, seperti hutan bakau di India, serta dukungan baru untuk program Roots and Shoots global dari Jane Goodall Institute, serta berbagai upaya konservasi yang diprakarsai masyarakat.

Apple juga mendukung proyek baru bersama The Nature Conservancy untuk mengevaluasi kualitas berbagai alat berbasis penginderaan jarak jauh untuk memantau dan memverifikasi proyek solusi iklim alami.

Dana hibah baru ini melanjutkan kerja sama yang telah lama dilakukan oleh Apple dengan berbagai mitra ahli dan masyarakat setempat untuk mendukung upaya konservasi yang inovatif.

Semua proyek ini telah membantu mendukung riset konservasi, mendukung mata pencaharian yang berkelanjutan, dan menguji pendekatan baru dalam penyerapan karbon, pemodelan, serta pembiayaan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6