Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas pedagang obat dan alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat terhenti akibat dugaan intimidasi dari oknum kelompok tertentu dan penutupan sejumlah kios.
“Proses jual-beli di pasar obat terbesar di Indonesia ini kembali normal dan tak ada lagi aksi tutup toko akibat intimidasi dari salah satu kelompok,” ujar pedagang berinisial LT (37) di Jakarta Timur, Senin (17/11/2025).
LT menyebut dua pedagang yang sebelumnya kiosnya disegel telah bersedia memenuhi kewajiban mereka dengan membayar tunggakan. Ia mengaku mendukung revitalisasi pasar, namun menilai penutupan mendadak pada Kamis, 13 November 2025 dan Jumat (14/11) justru merugikan pedagang.
Advertisement
“Yang pasti kawan-kawan sudah mengeluh, karena baru tutup dua hari saja sudah mengalami kerugian,” tuturnya.
Menurut LT, aksi solidaritas menutup kios untuk menolak harga sewa tidak bisa berlangsung lama karena pedagang tetap harus mencari nafkah.
Ia mempertanyakan arah perjuangan tim 15 yang disebut mengupayakan penurunan harga sewa kios.
"Jangan ngotot cuma di harga doang. Yang jadi pertanyaan saya, itu buat siapa? Buat yang punya kios banyak atau buat semuanya?” katanya. “Kalau buat semuanya, kenapa pengurus tidak memikirkan orang yang sudah bayar dan buka kios?”
Harga Sewa yang Melejit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413162/original/067775200_1763115648-Suasana_pasar_pramuka_pedagang_protes.jpg)
LT menilai persoalan yang terjadi di Pasar Pramuka berlarut-larut dan tidak terselesaikan, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pedagang. Ia menyebut ada pedagang yang mengeluhkan tim 15 kerap meminta penurunan harga sewa kepada Perumda Pasar Jaya.
“Pertanyaannya simpel, kalau harga turun, apakah kontrak toko ikut diturunkan?” katanya.
LT mencontohkan harga sewa kontrak toko di lantai satu mencapai Rp50–60 juta per bulan dan terus mengalami kenaikan.
Pedagang lain berinisial E (35) berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui mekanisme yang jelas. “Harus ada data antara tim 15 dan Perumda. Harus ada komitmen, siapa yang kalah harus ikut ketentuan,” ujarnya.
Advertisement
Sikap Perumda Pasar Jaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5412947/original/009996200_1763109580-3.jpg)
Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya menegaskan seluruh kios di Pasar Pramuka tidak boleh disewakan kembali kepada pihak lain. Kepala Divisi Operasional Pasar Wilayah II Perumda Pasar Jaya, Yohanes Daramonsidi, mengatakan aturan tersebut sering dilanggar.
“Sesuai aturan, menyewakan kios ke pihak lain tidak boleh. Tapi faktanya berbeda dengan yang terjadi di lapangan,” ujarnya, Kamis (13/11).
Atas pelanggaran tersebut, Pasar Jaya melakukan penyegelan sejumlah kios yang tidak membayar sewa dan mengontrakkan kios kepada pedagang lain. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban dan revitalisasi pasar sesuai ketentuan peraturan daerah.
“Revitalisasi ini harus kita lakukan. Kepemilikan kios juga dibatasi, mereka tidak boleh memiliki lebih dari tiga kios,” jelas Yohanes.
Saat ini terdapat 401 pedagang terdaftar di Pasar Pramuka, dengan 102 pedagang telah membayar kepemilikan kios untuk 20 tahun ke depan. Dari total tersebut, 204 kios diketahui dikontrakkan kepada pihak lain.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5412671/original/043834300_1763101044-suasana_pasar_pramuka_saat_pedagang_protes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/134/original/013530700_1671867028-WhatsApp_Image_2022-12-24_at_14.27.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)