Komisi VIII DPR soal Viral Gus Elham Cium Bibir Anak Perempuan: Merendahkan Martabat Manusia

Maman Imanul Haq mengatakan, tindakan Gus Elham merendahkan martabat manusia, terutama anak-anak.

Diterbitkan 12 November 2025, 14:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Komisi VIII DPR dukung PBNU kecam Gus Elham cium bibir anak.
  • Tindakan Gus Elham merendahkan martabat anak dan coreng dakwah.
  • Tokoh agama wajib jadi teladan, etika dakwah perlu diawasi ketat.

Liputan6.com, Jakarta- Komisi VIII DPR RI mendukung penuh sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menyesalkan tindakan pendakwah Elham Yahya Luqman (Gus Elham). PBNU menilai sikap Gus Elham yang mencium bibir anak perempuan tidak mencerminkan akhlakul karimah.

Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanul Haq mengatakan, tindakan Gus Elham merendahkan martabat manusia, terutama anak-anak.

"Perilaku yang merendahkan martabat manusia, terlebih terhadap anak-anak, tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun," kata Maman dalam keterangannya, Selasa (12/11/2025).

Dia menilai, dakwah yang seharusnya menjadi ruang pencerahan dan pendidikan moral justru tercoreng oleh tindakan Gus Elham yang mencium anak-anak perempuan. Perilaku itu dianggap mencederai prinsip dakwah bil hikmah wal mau’izhah al-hasanah, yang mengedepankan kebijaksanaan dan nasihat yang baik.

Tokoh Agama Punya Tanggung Jawab Moral

Maman menegaskan, setiap dai dan tokoh agama memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi teladan bagi umat.

“Bukan sebaliknya menimbulkan kegaduhan atau trauma sosial. Oleh karena itu, kami mendukung langkah PBNU dan otoritas terkait untuk memberikan teguran keras dan pembinaan yang proporsional kepada yang bersangkutan agar tidak terulang di kemudian hari,” ungkapnya.

Maman juga mengajak semua pihak termasuk Ormas dan lembaga dakwah untuk mengawasi kegiatan keagamaan.

“Komisi VIII juga mengimbau kepada seluruh lembaga dakwah dan ormas keagamaan untuk terus memperkuat mekanisme pengawasan etika dakwah, agar kegiatan keagamaan senantiasa mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, beradab, dan menjunjung tinggi kemanusiaan,” pungkasnya.

Gus Elham Minta Maaf

Usai viral video mencium anak-anak perempuan, Gus Elham meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan melalui video.

Gus Elham mengakui perbuatan itu sebagai kesalahan dan berkomitmen memperbaiki diri dan menjadikannya sebagai pembelajaran.

“Dengan penuh kerendahan hati saya Muhammad Ilham Yahya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya epada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi, saya berkomitmen untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang,” katanya.

“Dan saya juga bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai dengan norma agama, etika dan budaya bangsa, serta menjunjung tinggi akhlak karimah,” katanya lagi.

Gus Elham Yahya menyebut bahwa video mencium anak-anak yang beredar dan viral di sosial media tersebut merupakan video lama, dan telah dihapus dari sosial media.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6