Indonesia Tegaskan Komitmen dalam Perlindungan Hutan Tropis Dunia Melalui TFFF

Raja Juli menambahkan, ketegasan Presiden Prabowo berpegang pada Paris Agreement serta norma-norma internasional dalam menghadapi krisis iklim secara kolektif.

Diterbitkan 08 November 2025, 01:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Indonesia berkomitmen melindungi hutan tropis global melalui partisipasi aktif di TFFF.
  • Presiden Prabowo mengumumkan investasi USD 1 Miliar di TFFF, setara kontribusi Brasil.
  • Indonesia menunjukkan kepemimpinan global dalam mitigasi iklim dan pasar karbon internasional.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen Indonesia dalam perlindungan hutan tropis dunia. Hal ini dilakukan melalui partisipasi aktif di Tropical Forest Forever Facility (TFFF).

Menhut Raja Juli, sikap tegas pemerintah Indonesia disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam Climate Summit di Belem, Brasil, Kamis (6/11).

“Pidato Pak Hashim Djojohadikusumo sebagai Utusan Khusus bidang Perubahan Iklim dan Energi menegaskan komitmen Pak Presiden Prabowo Subianto kepada dunia bahwa Indonesia akan selalu bekerjasama dengan bangsa-bangsa yang menyepakati kerjasama untuk bersama-sama secara multilateral untuk melindungi bumi kita,” ujar Menhut Raja Antoni di Belem, Brasil, seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (8/11/2025).

Raja Juli menambahkan, ketegasan Presiden Prabowo berpegang pada Paris Agreement serta norma-norma internasional dalam menghadapi krisis iklim secara kolektif. Karenanya, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia tidak hanya bergabung dalam inisiatif TFFF, tetapi juga siap berinvestasi sebesar USD 1 Miliar. Diketahui angka itu setara dengan kontribusi yang dilakukan Brasil.

"Hal ini merupakan sebuah langkah berani yang menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara penggagas utama perlindungan hutan tropis dunia," ujar Raja Juli.

"Pak Prabowo juga memberikan pengumuman kepada dunia bahwa Indonesia tidak hanya bergabung kepada TFFF, Tropical Forest Forever Facility, tetapi Indonesia juga siap chip in membayar biaya investiasi yang sama besarnya dengan apa yang dikeluarkan oleh Brasil,” imbuh dia.

Raja Juli meyakini, sebagai negara berkembang dan sekaligus negara yang memiliki hutan tropis terbesar, berbicara pada negara-negara maju dan seluruh belahan dunia, bahwa Indonesiatidak hanya memiliki hutan tapi juga secara aktif terlibat dalam mencari mekanisme perlindungan terhadap hutan tropis kita.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia menunjukkan wibawa dan kredibilitas di dunia internasional, yakni dengan aksi mitigasi nyata terhadap global warming dan climate change," dia menandasi.

 

Brasil Penggagas

Sebagai informasi, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menjadi penggagas utama Tropical Forests Forever Facility (TFFF), sebuah inisiatif pendanaan global untuk melindungi hutan tropis di lebih dari 70 negara.

Dalam forum pra-COP30 di Belem, Lula mengumumkan investasi awal digelontorkan Brasil yaitu sebesar USD 1 miliar. Brasil menempatkan diri sebagai pemimpin global dalam perlindungan hutan tropis, dengan mekanisme TFFF yang juga menyalurkan sebagian dana langsung ke masyarakat adat dan komunitas lokal.

Diketahui, dalam COP30 UNFCCC, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjadi salah seorang delegasi Indonesia yang diperintahkan Presiden Prabowo Subianto mendampingi Utusan Khusus Presiden bidang Perubahan Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.

Pada COP30, Kementerian Kehutaan Republik Indonesia mengampanyekan "Indonesia: From Rainforest to Global Carbon Hub and Marketplace“ (Indonesia: dari Hutan Hujan Menjadi Pusat dan Pasar Karbon Global).

Hal ini menyambut terobosan Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini menerbitkan Perpres 110/2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional yang menegaskan kesiapan Indonesia dalam perdagangan karbon internasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6