Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Pemotor di Tangerang Tewas Terlindas Truk Pertamina

Korban sempat terperosok ke sebuah lubang hingga oleng ke sebelah kanan jalan, dan dihantam truk tangki Pertamina.

Diterbitkan 06 November 2025, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seorang pemotor bernama Hafidzul Qurro (28) tewas terlindas truk tangki pengangkut bahan bakar milik Pertamina di Jalan Raya Hos Cokroaminoto, Larangan, Kota Tangerang, Rabu (5/11/2025) malam. Detik-detik kecelakaan tersebut terekam CCTV.

"Benar, kejadian tersebut terjadi tepatnya Papigo Printing sekitar pukul 18.20 WIB," kata Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto Lasono, Kamis (6/11/2025).

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat korban sedang mengendarai motor di sebelah kiri jalan, lalu dia terlihat mengikuti pengendara roda dua lain untuk menyalip kendaraan yang ada di depannya.

Namun tiba-tiba korban terperosok ke sebuah lubang hingga oleng ke sebelah kanan jalan.

Dalam waktu bersamaan, melintas truk tangki Pertamina yang melaju kecepatan normal, hingga korban terlindas.

"Korban terjatuh mengenai ban depan sebelah kiri Kendaraan truck tangki Pertamina hingga korban meninggal dunia di TKP, kemudian korban dibawa ke IPJ RSUD Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Sementara itu, Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan, pihaknya melalui mitra kerja PT GUN selaku penyedia awak mobil tangki telah berkoordinasi dengan kepolisian.

"Mobil tangki dalam kondisi tanpa muatan melaju dalam kecepatan rendah saat insiden terjadi, perjalanan menuju Integrated Terminal (IT) Plumpang, Jakarta," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Satrio juga menuturkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dan CCTV sekitar lokasi insiden, kecelakaan terjadi saat seorang pengendara sepeda motor berwarna hitam mencoba mendahului mobil tangki dari sisi kiri pada kondisi jalan yang padat dan licin.

Di mana pengendara terjatuh ke area blind spot dan terkena ban depan kiri mobil tangki.

"Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini dan akan kooperatif apabila AMT yang bertugas saat insiden dimintai keterangan oleh pihak berwenang," ungkapnya.

Pihaknya, berkomitmen untuk selalu menjaga keselamatan dan keamanan dalam setiap proses distribusi energi, serta akan melakukan evaluasi dan tindak lanjut sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6