Liputan6.com, Jakarta - Sama seperti tanggal lain di kalender, tanggal 5 November juga memiliki berbagai makna di baliknya. Di Indonesia, hari ini, Rabu (5/11/2025) diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, sebuah momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kekayaan flora dan fauna nusantara.
Melalui peringatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih peduli akan kelestarian alam dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Di tingkat dunia, 5 November juga menjadi Hari Kesadaran Tsunami Sedunia yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Advertisement
Peringatan ini mengingatkan seluruh negara akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana tsunami, sekaligus menghormati para korban yang pernah terdampak di berbagai belahan dunia.
Tak hanya soal alam, hari ini Rabu (5/11/2025), juga menjadi waktu untuk merayakan keberagaman budaya melalui Hari Bahasa Romani Sedunia. Bahasa ini merupakan bahasa tradisional komunitas Roma atau Gypsy yang tersebar di berbagai negara.
Peringatan ini menegaskan pentingnya melestarikan bahasa dan identitas budaya minoritas di tengah arus globalisasi.
Selain itu, 5 November juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Stres Nasional. Momentum ini mengajak masyarakat untuk lebih peka akan kesehatan mental, mengenali tanda-tanda stres, serta menemukan cara-cara yang sehat untuk mengelolanya di tengah kesibukan hidup modern.
Tak kalah menarik, di Amerika Serikat hari ini juga dikenal sebagai National I Love Your Red Hair Day. Peringatan ini menjadi tanda penerimaan diri dan perayaan keunikan, khususnya bagi mereka yang memiliki rambut merah alami, sekaligus pesan positif bahwa setiap orang layak mencintai dirinya sendiri dengan apa adanya.
Dari pelestarian alam hingga penghargaan terhadap keunikan manusia, 5 November menghadirkan berbagai makna yang mengingatkan kita untuk peduli, menghargai, dan mencintai, baik terhadap lingkungan, sesama, maupun diri sendiri.
Berikut sederet peringatan yang jatuh pada tanggal 5 November dihimpun oleh Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:
1. Hari Cinta Puspa dan Satwa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253686/original/034353400_1750056915-D.1._Gajah_Sumatera.jpg)
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993 yang mengatur mengenai penetapan satwa dan bunga Nasional.
Mengutip dari Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PGLHK), setiap tanggal 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN).
Peringatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya melindungi serta melestarikan kekayaan flora dan fauna Indonesia.
Melalui HCPSN, masyarakat diajak untuk kembali mengingat betapa besar peran puspa dan satwa dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup manusia.
Mengutip dari berbagai sumber, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional berawal dari gagasan Presiden Soeharto yang menginginkan agar setiap masyarakat menghargai makhluk hidup. Hal itu bisa diwujudkan dengan cara meningkatkan perlindungan dan mengurangi perburuan liar.
Pemerintah juga menetapkan tiga puspa nasional dan tiga satwa nasional agar masyarakat semakin terdorong untuk menjaga keragaman hayati di Indonesia.
Ada pun tiga puspa nasional yang ditunjuk adalah bunga melati sebagai puspa bangsa, bunga anggrek sebagai puspa pesona, dan bunga padma raksasa atau rafflesia arnoldi sebagai puspa langka.
Sementara tiga satwa nasional yang ditetapkan adalah komodo sebagai satwa nasional, ikan siluk merah sebagai satwa pesona, dan elang jawa sebagai satwa langka.
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi acuan agar semua masyarakat memprioritaskan perlindungan pada flora dan fauna. Hasilnya, Indonesia memiliki banyak keragaman hayati dengan konservasi yang juga beragam.
Advertisement
2. Hari Kesadaran Tsunami Sedunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5065951/original/081958600_1735178237-20241226-Sisa_Sisa_Tsunami-AFP_3.jpg)
Mengutip dari laman United Nations, pada Desember 2015, Majelis Umum PBB menetapkan 5 November sebagai Hari Kesadaran Tsunami Sedunia.
Peringatan ini mengajak negara-negara di seluruh dunia, lembaga internasional, dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya tsunami serta berbagai upaya inovatif dalam mengurangi risikonya.
Inisiatif ini berasal dari Jepang, negara yang memiliki pengalaman panjang menghadapi tsunami dan telah mengembangkan sistem peringatan dini serta penanganan bencana yang efektif.
United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) bersama lembaga-lembaga PBB lainnya berperan dalam memfasilitasi peringatannya di tingkat global.
Meski jarang terjadi, tsunami termasuk bencana paling mematikan. Dalam kurun seratus tahun terakhir, tercatat 58 kejadian tsunami menewaskan lebih dari 260 ribu jiwa di seluruh dunia, dan yang terbanyak yaitu pada saat tsunami Samudra Hindia tahun 2004.
3. Hari Bahasa Romani Sedunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350704/original/071803200_1678257936-Patung_Sphinx_Mirip_Kaisar_Roma_Ditemukan_di_Kuil_Mesir-afp__5_.jpg)
Melansir dari laman UNESCO, Hari Bahasa Romani Sedunia pada tahun 2015 ditetapkan oleh UNESCO. Peringatan ini sebagai bentuk upaya untuk melestarikan bahasa dan budaya Romani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan komunitasnya.
Momentum ini juga menegaskan akan pentingnya keragaman bahasa sebagai kekuatan yang memperkaya masyarakat dunia.
Bahasa Romani memiliki sekitar 33.000 kosakata dan 17 dialek yang sebagian besar masih saling dipahami antarpenutur. Meskipun sudah ada upaya untuk membentuk bahasa standar, proses modernisasi dan standarisasi masih terus berjalan.
Melalui peringatan ini, UNESCO diharapkan terus memperkuat dialog antarbudaya dan mendukung penelitian serta pengembangan bahasa Romani di berbagai negara.
Advertisement
4. Hari Kesadaran Stres Nasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5400748/original/068557300_1762146345-pexels-elevate-1267696__1_.jpg)
Hari Kesadaran Stres Nasional, diperingati setiap Rabu pertama di bulan November yang tahun ini jatuh pada tanggal 5 November. Peringatan ini menjadi momentum bagi kita untuk tidak terjebak dalam stres akan hal-hal di luar kendali.
Mengutip laman National Today, secara ilmiah, stres berkepanjangan dapat berdampak buruk pada fungsi tubuh dan otak, bahkan mempercepat proses penuaan.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak mengelola pikiran dan belajar melepaskan stres demi menjaga kesehatan mental dan fisik.
Hari Kesadaran Stres Nasional merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Manajemen Stres Internasional (ISMA), sebuah organisasi nirlaba yang memiliki fokus akan edukasi seputar stres, kesejahteraan, dan peningkatan kinerja individu maupun organisasi.
Peringatan ini digagas oleh Carole Spiers, Ketua ISMA, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mengenali, mengelola, dan mengurangi stres baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
5. National I Love Your Red Hair Day
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5399439/original/035664000_1761969869-SnapInsta.to_573362763_18534468466030974_593139854920547976_n.jpg)
Setiap tanggal 5 November, dirayakan sebagai National I Love Your Red Day, yang merupakan hari spesial bagi semua pemilik rambut merah, baik laki-laki maupun perempuan dari anak-anak hingga orang dewasa.
Apapun warna merah rambutnya, baik merah stroberi, merah jahe, atau burgundy gelap, hari ini menjadi waktu bagi para pemilik rambut merah untuk bangga dengan keunikan tersebut.
National I Love Your Red Day, pertama kali digagas pada Agustus 2015 oleh Stephanie dan Adrienne Vendetti, dua saudari pendiri situ How to be a Redhead.
Gagasan ini muncul setelah mereka melihat adanya peningkatan kasus perundungan terhadap orang-orang berambut merah, termasuk munculnya ajakan negatif seperti “Kick a Ginger Day” di internet.
Menanggapi hal tersebut, mereka menciptakan hari khusus untuk menyebarkan energi positif dan rasa bangga akan keunikan rambut merah. Tujuan sederhana dari adanya peringatan ini untuk memberdayakan para redhead agar mencintai dan menerima diri mereka apa adanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4601779/original/024623800_1696603536-231007_INFOGRAFIS_LAFESTYLE___6_Hewan_Peliharaan_Populer_S.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3903024/original/ACg8ocL1E8UBO587Rv9rZCH8YBczEzQcQh93dH9OiY3uyrUY0DH6sg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2371267/original/093398400_1538369859-20181001-Gempa-Tsunami-Palu-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672541/original/019976600_1782712122-Direktur_Utama_BEI_periode_2026-2030_Jeffrey_Hendrik-29_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1420675/original/050202900_1480428315-20161129--Pasar-Keramik-Nasional-Mulai-Meningkat-Jakarta--Angga-Yuniar-02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8665792/original/043797000_1782697334-Foto_9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672919/original/054144500_1782713040-IMG-20260629-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660800/original/079768200_1782686211-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_21.13.58__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078641/original/019511300_1736136192-000_1Q9269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511937/original/048297600_1782434870-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8585232/original/070297800_1782548214-Gempa_Pacitan.jpeg)