Prabowo Panggil AHY hingga Eks Menhub Ignatius Jonan, Bahas soal Kereta Cepat Whoosh

Prabowo juga memanggil Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.

Diterbitkan 03 November 2025, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo panggil AHY, Jonan, dan Dirut KAI bahas infrastruktur.
  • AHY laporkan isu KCIC Jakarta-Bandung, termasuk restrukturisasi utang.
  • Prabowo singgung masalah Whoosh; PT KAI koordinasi penyelesaian.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pihak, termasuk Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan ke Istana Negara, Jakarta.

AHY mengatakan bakal menyampaikan sejumlah laporan terkait insfrastruktur, termasuk isu Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Jakarta-Bandung atau Whoosh.

"Ya tentu kita ingin melihat berbagai isu ya, termasuk termasuk KCIC Jakarta Bandung, ada permasalahan-permasalahan yang harus kita carikan solusinya juga dengan sejumlah opsi tentunya," tutur AHY di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).

“Iya (restrukturisasi utang),” sambungnya.

 

Bahas Fasilitas hingga Prasarana Kereta Api

Berselang setelah kehadirannya, Ignatius Jonan juga datang ke Istana Negara. Meski menghadap Prabowo, dia belum mengetahui pembahasan apa saja yang akan didiskusikan dengannya.

"Nggak tahu. Diundang Pak Seskab saja," ujarnya.

Prabowo juga tampak memanggil Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Pertemuan tersebut membahas peningkatan fasilitas hingga sarana dan prasarana kereta api. Namun begitu, Prabowo juga sempat menyinggung mengenai permasalahan kereta cepat Whoosh.

"Beliau sedikit menyinggung bahwa ini akan segera dibicarakan, yang untuk kereta cepat itu," kata Bobby.

PT KAI sendiri telah berkoordinasi dengan Danantara mengenai penyelesaian masalah kereta cepat Whoosh.

"Kami sudah koordinasi dengan Danantara sebagai holding dari KAI lagi dibicarakan antara Danantara dengan pemerintah," tandasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6