Mahfud MD Akui Belum Dapat Kabar Lanjutan soal Komite Reformasi Polri

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku belum menerima kabar lanjutan soal pembentukan Komite Reformasi Polri.

Diterbitkan 27 Oktober 2025, 01:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mahfud MD belum menerima kabar lanjutan Komite Reformasi Polri.
  • Ia sudah menyatakan bersedia bergabung sejak lama.
  • Mahfud menunggu keputusan Presiden Prabowo karena pertimbangan sulit.

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku belum menerima kabar lanjutan soal pembentukan Komite Reformasi Polri. Ia menyebut hingga saat ini belum mengetahui perkembangan terkait hal tersebut.

"Saya enggak tahu ya. Sampai sekarang, saya belum tahu perkembangannya," ujar Mahfud MD di Kompleks Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-alun Selatan, Kota Yogyakarta, dikutip dari Antara, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, komunikasi resmi dengan pemerintah terkait rencana pembentukan tim sudah berlangsung sejak lama, yaitu saat dirinya menyampaikan kesediaan bergabung.

"Komunikasi saya resmi itu sudah selesai lama, yaitu ketika saya diminta dan saya menyatakan, 'Oke', untuk reformasi Polri saya bersedia. Nah, habis itu saya tidak tahu perkembangannya," ujar dia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun mengaku tidak ingin menanyakan tindak lanjut pembentukan komite tersebut, baik kepada pihak Istana maupun pejabat yang berwenang.

"Nanti dikira saya ingin atau apa, gitu. Saya kan cuma bersedia. Tapi saya tidak pernah bertanya ke siapapun dan tidak pernah memberi penjelasan juga ke siapapun tentang itu," ujarnya.

 

Perlu Pertimbangan

Mahfud juga menyampaikan bahwa dirinya belum berkomunikasi dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri terkait pembentukan komite tersebut.

Dia memahami bahwa penyusunan tim memerlukan pertimbangan yang tidak sederhana, sehingga memilih menunggu keputusan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Karena saya tahu tidak mudah pertimbangannya, jadi biar presiden mengolah dengan sebaik-baiknya. Apapun, nanti hasilnya ya kita tunggu aja dari presiden," tutur Mahfud.

 

Nyatakan Bersedia

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Mahfud MD telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam Komite Reformasi Polri yang tengah dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut komite tersebut akan beranggotakan sekitar sembilan orang, termasuk sejumlah tokoh dan mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6