Ketua YPPA Ade Fitrie Kirana Ingatkan Tujuan Program MBG, Pastikan Gizi Seimbang Anak Indonesia

Artis sekaligus Ketua Yayasan Peduli Perlindungan Anak (YPPA) Ade Fitrie Kirana buka suara mengingatkan, anak-anak tidak boleh menjadi korban akibat ketidakteraturan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diterbitkan 25 Oktober 2025, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadapi kendala distribusi, kualitas pangan, dan pendataan.
  • Ade Fitrie Kirana soroti pentingnya pengawasan dan koordinasi pelaksanaan program MBG.
  • Disarankan melibatkan komunitas lokal, guru, dan perempuan dalam pengawasan MBG.

Liputan6.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali mendapat sorotan publik.

Sejumlah laporan dari berbagai daerah menunjukkan masih adanya kendala dalam distribusi, kualitas bahan pangan, serta pendataan penerima manfaat.

Kondisi ini mendorong artis sekaligus Ketua Yayasan Peduli Perlindungan Anak (YPPA) Ade Fitrie Kirana buka suara mengingatkan bahwa anak-anak tidak boleh menjadi korban akibat ketidakteraturan pelaksanaan program.

"Sejak awal tujuan dari program makan bergizi gratis sangat mulia, yaitu memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi seimbang di sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya," ujar Ade, yang dalam beberapa tahun terakhir memutuskan bergeser dari dunia hiburan ke dunia sosial, dan juga aktif sebagai pengusaha yang ditekuninya sejak tahun 2000 melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).

Namun, menurutnya, implementasi di lapangan harus benar-benar diawasi agar tidak melenceng dari tujuan.

"Saya mendukung penuh program ini karena sejalan dengan hak dasar anak, tapi jangan sampai niat baik pemerintah terhambat oleh lemahnya koordinasi dan pengawasan," kata Ade dalam salah satu kegiatan sosial di Jakarta Selatan.

Sebagai aktivis yang telah lama bergerak di bidang perlindungan anak dan perempuan, Ade menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi publik dalam menjalankan program nasional.

Ia mengusulkan agar pemerintah melibatkan komunitas lokal, guru, serta organisasi perempuan dalam pengawasan pelaksanaan program MBG di tingkat daerah.

"Perempuan punya peran besar dalam memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi dan makanan dengan kualitas yang baik. Jadi, kenapa tidak dilibatkan dalam pengawasan dan pelaporan di lapangan?," ucap Ade.

 

Harapkan Fokus pada Solusi

Ade pun mengajak semua pihak untuk tidak memperuncing polemik, melainkan berfokus pada solusi.

"Yang kita bicarakan bukan sekadar makanan, tapi masa depan bangsa. Kalau anak-anak kita sehat, kuat, dan cerdas, maka Indonesia akan jauh lebih kokoh," pungkas Ade Fitrie Kirana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6