Rapat Akhir Pekan Jadi Tradisi, Bahlil Sebut Prabowo Tak Kenal Tanggal Merah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto dikenal memiliki etos kerja tinggi dan tidak mengenal hari libur.

Diterbitkan 19 Oktober 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo bekerja tanpa hari libur, rapat akhir pekan hal lumrah.
  • Prabowo ingin memastikan program pemerintah berjalan cepat dan tepat.
  • Menteri harus selalu siap melaporkan perkembangan program kapan pun diperlukan.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto dikenal memiliki gaya kerja tanpa mengenal hari libur. Hal ini diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, usai hadir dalam pertemuan strategis yang berlangsung di kediaman pribadi Presiden, Kertanegara, Jakarta Selatan pada Minggu (19/10/2025).

Bahlil menyebut, rapat terbatas di akhir pekan menjadi hal lumrah bagi para menteri di kabinet Merah Putih. Sebab, sebagai kepala negara, Prabowo ingin memastikan seluruh program pemerintahan berjalan cepat dan tepat.

“Bapak Presiden Prabowo ini mempunyai tradisi, bekerja tanpa mengenal tanggal merah. Tanggal tiap hari itu tanggal kerja,” kata Bahlil.

Bahlil mengungkapkan, Prabowo memiliki etos kerja tinggi dan kerap memanggil para menteri untuk rapat kapan pun diperlukan, termasuk di hari libur baik Sabtu atau Minggu. Para menteri diminta selalu siap melaporkan perkembangan program di kementerian masing-masing.

“Sebagai pembantu Bapak Presiden, harus selalu siap setiap saat. Harus siap untuk menyiapkan materi baik diminta maupun tidak diminta,” tutur Bahlil.

 

Komitmen Prabowo

Ia menjelaskan, pola kerja tersebut menunjukkan komitmen Prabowo untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dan memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai target.

“Jadi ketika diminta seperti hari ini, ya kita harus melaporkan semuanya,” ucap dia.

Rapat terbatas di akhir pekan, lanjut Bahlil, bukan hal baru sejak Prabowo menjabat. Hal ini karena Prabowo ingin memastikan seluruh kementerian tetap sinkron dan proaktif dalam menjalankan prioritas nasional.

Kendati rapat kerap berlangsung di akhir pekan, Bahlil menegaskan para menteri memahami bahwa ritme kerja Presiden memang menuntut kesiapan penuh.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6