Kondisi 63 Jenazah yang Ditemukan di Bawah Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan hasil dari upaya pencarian korban dan pembersihan puing ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Seluruh korban meninggal dunia telah berhasil ditemukan.

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 10:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Seluruh perkiraan korban ambruknya Ponpes Al Khoziny telah ditemukan.
  • Ditemukan 61 jenazah utuh dan 7 bagian tubuh dari reruntuhan.
  • Tim DVI akan identifikasi bagian tubuh untuk pastikan jumlah korban.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan hasil dari upaya pencarian korban dan pembersihan puing ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Seluruh korban meninggal dunia telah berhasil ditemukan.

“Kita telah temukan seluruh jenazah yang hilang, walaupun ini baru bersifat perkiraan. Diperkirakan kemarin ada 63 jenazah yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan Ponpes, dan sekarang di area tersebut sudah rata dengan tanah, dan sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah di situ,” tutur Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Budi Irawan, Selasa (7/10/2025).

“Yang diketemukan adalah 61 jenazah dalam bentuk yang utuh, kemudian ada tujuh body part, dari perkiraan kita 63, dimungkinkan, sekali lagi dimungkinkan,” sambungnya.

Identifikasi Body Parts

Usai temuan tersebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) akan melakukan identifikasi dan memberikan kepastian keseluruhan jenazah, khususnya tujuh temuan bagian tubuh apakah berdiri sendiri atau malah melebihi perkiraan 63 korban meninggal dunia.

“Jadi saya ulangi lagi, Alhamdulillah sekarang sudah rata Ponpes-nya. Kemudian diketemukan 61 ya, 61 (korban meninggal) berarti masih kurang dua dari perkiraan korban yang kita sampaikan terdahulu,” jelas dia.

104 Selamat, 63 Meninggal

Hingga Senin, 6 Oktober 2025 malam pukul 22.45 WIB, total korban meninggal dunia bertambah menjadi 61 orang setelah tim menemukan 12 jenazah tambahan. Dari jumlah itu, 17 di antaranya telah diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Data dari posko penanganan darurat Ponpes Al Khoziny di Buduran Sidoarjo mencatat total korban mencapai 167 orang santri. Sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, selebihnya meninggal dunia.

Tim SAR gabungan juga menemukan tujuh potongan bagian tubuh manusia yang telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6