Tegur Pemuda Hendak Tawuran, Polisi di Bogor Dibacok hingga Alami 50 Jahitan

Seorang anggota polisi menjadi korban pembacokan oleh sejumlah anggota geng motor di Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu (5/10/2025) dini hari.

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 04:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Seorang polisi dibacok sekelompok pemuda di Bogor, alami luka serius.
  • Korban Bripda Fazril ditegur pelaku yang mengacungkan celurit.
  • Dua pelaku ditangkap, tiga lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang anggota polisi menjadi korban pembacokan oleh sekelompok pemuda di Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu (5/10/2025) dini hari.

Akibat kejadian ini, Bripda Muhammad Fazril Anugrah, anggota polisi yang berdinas di Pusdik Reserse Megamendung mengalami luka pada lengan kanan.

Kapolsek Bogor Utara, AKP Enjo Sutarjo mengatakan, saat itu korban sedang melintas di Jalan Arzimar II, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Kemudian, korban melihat sekelompok pemuda berjumlah lima orang sedang mengacungkan celurit. Bripda Fazril pun menegur dan menanyakan tujuan mereka. "Namun para pelaku justru tersinggung dan salah satu di antaranya langsung membacok korban," kata Enjo, Senin (6/10/2025).

Alami Luka di Tangan Kanan

Bripda Fazril mengalami luka di tangan kanan dan menerima 50 jahitan usai mendapat serangan tersebut. Polisi yang yang menerima laporan langsung bergerak cepat hingga berhasil menangkap dua pelaku, salah satunya inisial MR (22).

"Dua pelaku sudah ditangkap. Salah satunya MR pelaku utama yang membacok korban," kata Enjo.

Pihak kepolisian masih memburu tiga pelaku lainnya, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Bogor Kota.

Janjian Tawuran

Enjo mengungkapkan, para pelaku pembacokan merupakan kelompok Mongol Street dan sedang janjian untuk melakukan tawuran dengan geng motor Tanjakan Street.

Dari penyelidikan, kelompok tersebut merupakan geng motor yang kerap tawuran pada malam hari.

"Mereka biasa janjian lewat media sosial untuk melakukan tawuran. Suka nantang-nantang di medsos, terus janjian," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6