Viral Mahasiswa Baru Diminta Cium Kening Teman Sesama Pria, Begini Penjelasan Universitas Sriwijaya

Jagat maya dihebohkan dengan video mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang yang diminta mencium kening temannya oleh senior saat kegiatan kampus.

Diterbitkan 25 September 2025, 15:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Video maba Unsri diminta cium kening teman sesama jenis viral di media sosial.
  • Unsri membekukan Himateta satu tahun dan membentuk Satgas PPKPT untuk mengusut kasus.
  • BEM Unsri membuka saluran pengaduan dan layanan konseling bagi korban perundungan.

Liputan6.com, Jakarta- Jagat maya dihebohkan dengan video mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang yang diminta mencium kening temannya oleh senior saat kegiatan kampus. Aksi yang terekam dalam video itu disebut terjadi pada Senin, 22 September 2025.

Sekretaris Unsri, Alfitri mengatakan, pihaknya sudah membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk mengusut kasus tersebut. Insiden itu melibatkan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Pertanian (Himateta).

"Jika terbukti melanggar, sanksi akan diberikan sesuai aturan kampus," tegas Alfitri, dilansir Antara, Kamis (25/9/2025).

Pimpinan Fakultas Pertanian juga telah memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk Ketua dan Wakil Ketua Himateta, Ketua Angkatan 2023, hingga panitia pelaksana.

Sebagai tindak lanjut, Unsri menjatuhkan sanksi tegas dengan membekukan organisasi Himateta selama satu tahun penuh.

 

BEM Unsri Buka Saluran Pengaduan

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri menyiapkan saluran pengaduan untuk korban perundungan dari Himateta.

Ketua BEM Unsri Palembang, Pasha Fazillah Afap mengatakan, selain saluran pengaduan pihaknya juga membuka layanan konseling.

"Kami juga membuka hotline konseling kepada korban," katanya.

Pihaknya mengutuk keras seluruh tindakan perpeloncoan yang saat ini terjadi di salah satu fakultas di Unsri. Menurut dia, perguruan tinggi harus bebas dan menjunjung sikap anti intimidasi dan mempermalukan orang lain di muka umum.

BEM telah mendesak pihak universitas untuk memberikan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan psikis kepada para korban. Selain itu, perlu upaya menjaga keselamatan saksi.

"Kami mengharapkan pimpinan Unsri segera mengambil langkah nyata dalam mencegah terjadinya kekerasan agar kejadian serupa tidak terulang," kata dia.

Dalam video yang viral di media sosial, tampak mahasiswa baru Unsri diminta melakukan aksi tak lazim, mencium kening teman sesama jenis. Maba pria mencium kening maba pria, begitu pula dengan yang perempuan. Aksi itu memicu kecaman dan dianggap tak pantas dalam kegiatan pengenalan kampus.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6