Momen Kepala BGN Ditelepon Langsung Presiden Prabowo, Akui Program MBG Dipantau Setiap Hari

Kepala BGN Dadan Hindayana menerima telepon dari Presiden Prabowo Subianto, yang disebutnya rutin memantau langsung pelaksanaan program MBG setiap harinya.

Diterbitkan 19 September 2025, 20:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo menelepon Kepala BGN Dadan Hindayana saat wawancara SCTV.
  • Prabowo memantau program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.
  • Presiden juga mengonfirmasi isu sensitif terkait program MBG.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menghubungi langsung Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melalui sambungan telepon.

Momen ini terjadi saat Dadan Hindayana diwawancarai SCTV dalam program Liputan6 Talks.

Awalnya, presenter Liputan6 SCTV, Djati Darma menanyakan soal pernyataan anggota Komisi IX DPR Nurhadi terkait adanya dugaan 5.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) fiktif. 

Saat tengah menjelaskan, Dadan meminta izin bahwa dirinya tengah ditelepon oleh Presiden Prabowo. "Mohon maaf, ini ada telepon dari Pak Presiden, boleh diangkat dulu enggak?," kata Dadan seperti dikutip melalui akun Youtube Liputan6, Jumat (19/9/2025).

Setelah dipersilahkan, Dadan pun mengangkat telepon tersebut. Sesekali dia mengatakan kata 'siap' dan kemudian dia sempat juga mengatakan '8.448'.

Usai menerima telepon, Dadan pun menjelaskan bahwa BGN, khususnya terkait program MBG ini dipantau setiap hari oleh Presiden Prabowo. "Mohon maaf ditelepon, karena dipantau setiap hari," ungkap dia.

 

Dipantau Setiap Hari

Dadan pun menjelaskan, telepon dari Presiden Prabowo tersebut, menanyakan jumlah SPPG yang beroperasi setiap harinya. "Menanyakan jumlah SPPG yang operasional hari ini," jelas dia.

Dadan pun mengaku, bahwa Presiden Prabowo memang memantau program MBG setiap hari. "Everyday (setiap hari dipantau), everyday," tutur dia.

Bahkan, kata dia, tak jarang, Presiden Prabowo menanyakan isu sensitif yang berkembang di masyarakat.

"Kalau ada isu sensitif di masyarakat, langsung meminta konfirmasi agar mendapat pencerahan, penjelasan. Sehingga beliau tidak salah paham," kata Dadan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6