Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) defitinif. Djamari menggantikan Budi Gunawan dalam reshuffle kabinet kali ini.
Sosok Djamari tak asing di dunia militer. Perwira tinggi Angkatan Darat ini menyudahi karirnya di TNI sebagai kepala staf umum (Kasum) TNI dengan pangkat bintang tiga di pundak atau Letnan Jenderal.
Djamari terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 10 Oktober 2002. Berikut laporan harta kekayaannya yang terakhir sebagai penyelenggara negara seperti tercatat di situs e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK):
Advertisement
Harta Djamari
Djamari terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 10 Oktober 2002. Berikut laporan harta kekayaannya yang terakhir sebagai penyelenggara negara seperti tercatat di situs e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK):
A. HARTA TIDAK BERGERAK
a. TANAH & BANGUNAN: 1.500.670.000
1. Tanah dan bangunan seluas 2.785 m2 dan 414 m2 di Kabupaten Malang, yang berasal dari hasil sendiri, perolehan tahun 1995. NJOP-nya Rp 550.000.000
2. Tanah dan bangunan seluas 450 m2 dan 345 m2 di Kabupaten BOGOR yang berasal dari hasil sendiri, perolehan tahun 2000, NJOP Rp 950.670.000
b. KAPAL LAUT > 10.000 DWT Rp 0
B. HARTA BERGERAK
a. ALAT TRANSPORTASI Rp 850.500.000
1. Mobil merk LANDROVER, tahun pembuatan 1988, yang berasal dari hibah, perolehan tahun 2000, nilai jual Rp 50.000.000
2. Mobil merk KIA, tahun pembuatan 2002, yang berasal dari hasil sendiri, perolehan tahun 2002, nilai jual Rp 130.000.000
3. Mobil merk MITSUBISHI, tahun pembuatan 1998, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan tahun 1998, nilai jual Rp 125.000.000
4. Mobil merk BMW, tahun pembuatan 2001 yang berasal dari hasil sendiri, nilai jual Rp 375.000.000
5. Motor merk HARLEY DAVIDSON tahun pembuatan 1999. Berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 1999, nilai jual Rp 90.000.000
6. Motor merk HARLEY DAVIDSON tahun pembuatan 1999 yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 199. Nilai jualnya Rp 80.500.000
b. Logam Mulia, Batu Mulia, Barang-Barang Seni, Barang-Barang Antik total Rp234.266.000
1. Yang berasal dari hasil sendiri, perolehan tahun 1997 sampai dengan 2002, dengan nilai jual Rp 229.316.000
2. Yang berasal dari hibah, perolehan dari tahun 1986 sampai dengan 2000, dengan nilai jual Rp. 4.950.000
c. Peternakan, Perikanan, Perkebunan, Pertanian, Kehutanan dan Pertambangan Rp 43.810.000
1. Pertanian, sejumlah 724 M2 yang berasal dari hasil sendiri dan perolehan tahun 1998 dengan nilai jual Rp 7.240.000
2. Pertanian, sejumlah 871 M2 yang berasal dari hasil sendiri dan perolehan tahun 1998 dengan nilai jual Rp 8.710.000
3. Pertanian, sejumlah 1549 M2 yang berasal dari hasil sendiri dan perolehan tahun 1998 dengan nilai jual Rp 15.490.000
4. Pertanian sejumlah 1237 M2 yang berasal dari hasil sendiri dan perolehan tahun 1998 dengan nilai jual Rp 12.370.000
d. Harta Bergerak Lainnya Rp 44.800.008
1. 5 Buah televisi yang berasal dari hasil sendiri dan perolehan tahun 1998, nilai jual Rp 10.000.000
2. Radio, yang berasal dari hasil sendiri. Berjumlah 3 buah perolehan tahun 1999, nilai jual Rp 3.000.000
3. Sofa yang berasal dari hasil sendiri, sejumlah 4 set. Perolehan tahun 2000, nilai jual Rp 20.000.000
4. Kursi dan meja makan yang berasal dari hasil sendiri sejumlah 3 buah, perolehan dari tahun 1998 sampai 2000, nilai jual Rp 6.000.000
5. 5 Buah Handphone berasal dari hasil sendiri dari tahun 1999 sampai 2001, nilai jual Rp 4.000.000
6. Dinner set, yang berasal dari HASIL SENDIRI. sejumlah 3 SET, perolchan tahun 1989, nilai jual R. 1.000.000
7. Oven, yang berasal dari HASIL SENDIRI. sejumlah 2 SET. perolehan tahun 1996, nilai jual Rp 800.000
C. SURAT BERHARGA Rp 0
D. GIRO DAN SETARA KAS LAINNYA senilai Rp 565.533.188 dan USD 46.689
Mengacu LHKPN yang dia laporkan, Djamari tercatat tidak memiliki utang.
Sehingga total harta kekayaan yang dimiliki Djamari Chaniago Rp 3.239.579.188 dan USD 46.689.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5352390/original/086910000_1758097157-WhatsApp_Image_2025-09-17_at_09.01.59_9a889298.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594220/original/032588200_1633508023-peristiwa-5-oktober-lahirnya-tentara-nasional-indonesia-begini-sejarahnya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299431/original/072676600_1469593619-reshuffle-kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8430043/original/003749400_1782319438-1001465798.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282449/original/090034000_1752476049-photo_2025-07-12-18.23.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671572/original/037280300_1782709904-Jepretan_Layar_2026-06-26_pukul_12.07.20.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913778/original/099751800_1643088559-20220125-TNI-AD-Gelar-Pasukan-Monas-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569416/original/031673100_1777441882-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2942695/original/044415100_1571378232-apel_pengamanan_pelantikan_presiden.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261665/original/072133000_1781753389-Proses_eksekusi_Hotel_Sultan_berlangsung_ricuh.jpeg)