Prabowo Serahkan Surat Khusus ke 5 Menterinya yang Kena Reshuffle, Ini Isinya

Lima menteri yang diganti mendapat surat khusus yang ditulis langsung oleh Presiden sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka selama menjabat.

Diterbitkan 14 September 2025, 23:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo merombak kabinet, lima menteri menerima surat terima kasih khusus.
  • Menko Polkam dan Menpora masih kosong, diisi sementara oleh pejabat ad interim.
  • Prabowo enggan merinci waktu pelantikan menteri definitif, hanya berkata 'tunggu waktunya'.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet beberapa waktu lalu. Adapun lima menteri yang kena perombakan.

Menteri yang dimaksud adalah Menko Polkam Budi Gunawan, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Kepada lima menteri itu, Prabowo memberikan surat khusus. Hal tersebut terungkap dalam unggahan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, melalui akun Instagramnya di @sekretariat.kabinet pada Minggu (14/9/2025).

"Sedikit cerita dari minggu lalu..Berjumpa dengan lima menteri Kabinet Merah Putih yang telah menyelesaikan tugas. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan surat khusus dari Presiden Prabowo Subianto," demikian seperti dikutip.

Adapun, menurut Teddy, surat tersebut disusun langsung oleh Prabowo, yang berisikan ucapkan terima kasih.

"Surat tersebut disusun langsung oleh Presiden sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi besar para menteri bagi negeri, selama menjalankan amanah sebagai bagian dari keluarga Kabinet Merah Putih," demikian seperti dikutip.

Prabowo Buka Suara soal Waktu Pelantikan Menko Polkam dan Menpora Definitif

Sebelumnya, Pasca reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, kursi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) masih kosong dan belum ada yang menjabat secara definitif.

Diketahui, jabatan Menko Polkam diisi oleh Budi Gunawan, dan kini digantikan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam ad interim. Sementara itu, posisi Menpora sebelumnya dijabat oleh Dito Ariotedjo.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo pun buka suara mengenai rencana pelantikan dua jabatan menteri definitif.

"Tunggu waktunya," kata dia saat meninjau Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Prabowo pun enggan menjelaskan secara rinci alasan belum melantik menteri definitif di dua jabatan tersebut.

 

Masih Menanti

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengaku belum dapat membocorkan nama pengganti Budi Gunawan. Termasuk pejabat sementara Menko Polkam.

"Untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan di Menko Polkam," ujar Pras, sapaan akrab Prasetyo, Senin (8/9/2025).

Dia memastikan, Prabowo yang menentukan langsung siapa Menko Polkam pengganti Budi Gunawan.

"Tunggu, nanti diumumkan," singkatnya.

Sementara, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin resmi memulai tugas barunya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) sementara atau ad interim pada Selasa (9/8/2025). 

Sjafrie mengatakan, penunjukannya sebagai Menko Polkam ad interim dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui surat Menteri Sekretaris Negara bernomor B-10/M/D-3/AN.00.03/09/2025 yang diterimanya pada Senin, 8 Agustus 2025. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6