Kabar Rahayu Saraswati Bakal Jadi Menpora, Ini Kata Gerindra

Fraksi Gerindra melalui Bambang Haryadi menegaskan bahwa kabar Rahayu Saraswati menjadi calon kuat Menpora masih sebatas gosip dan belum perlu ditanggapi serius. Jika pun benar, menurutnya, Rahayu tidak harus mundur dari DPR sebelum resmi dilantik sebagai menteri.

Diterbitkan 11 September 2025, 15:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi angkat bicara, soal kabar Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjadi calon kuat untuk duduk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Menurut dia, jika memang benar kabar tersebut, seharusnya Rahayu Saraswati tak perlu mundur dulu dari DPR, sebelum resmi dilantik.

"Kalau menjadi (Menpora) kan urusan presiden. Kedua, enggak harus mundur dulu kan. Jadi dulu, baru mundur, seperti contoh Menteri P2MI," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Meski tak membantah atau membenarkan, dia menyebut kabar Rahayu Saraswati menjadi Menpora sejauh ini hanya sebatas gosip, dan tak perlu ditangappi serius.

"Sebuah isu kalau tidak tahu narasumbernya itu namanya gosip, kalau di Islam namanya ghibah, tak perlu kita bahas," kata dia.

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR

Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rahayu Saraswati menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI. Keputusan tersebut diumumkan Sara langsung lewat akun Instagram miliknya, Rabu (10/9/2025).

"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra. Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Keparwisataan yang merupakan produk legislasi kami di Komisi 7,” kata Sara dikutip dari akun IG miliknya, Rabu (10/9/2025).

Sara menjelaskan alasan dirinya mundur, yakni terkait videonya yang berisi agar anak muda bisa membuat usaha sendiri dan tak hanya bergantung pada pemerintah.

"Dua menit lebih yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat. Tidak ada maksud maupun tujuan dari saya sama sekali untuk meremehkan bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan,” ungkapnya.

Menakar Calon Menpora

Sejumlah nama calon Menpora bermunculan ke publik, antara lain Puteri Komarudin yang merupakan Anggota DPR RI dari Partai Golkar, eks Pembalap Moreno Soeprapto yang kini menjabat anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, dan Raffi Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Teranyar, muncul nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang baru saja mundur dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI.

"Di tengah jabatan Menpora yang masih kosong, saya kira tidak salah juga kalau Sara dipersiapkan untuk mengisi jabatan tersebut," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan merespons keputusan mundurnya Keponakan Prabowo tersebut dari kursi legislatif, Kamis (11/9/2025).

Iwan berpandangan, jika Sara mundur untuk menjabat sebagai Menpora hal itu cukup masuk akal. Selain berasal dari partai penguasa, secara hitungan politik Sara dianggap lebih rasional dan memiliki rekam jejak yang lebih relevan ketimbang nama-nama populer lainnya yang hanya mengandalkan ketenaran.

"Menurut saya, Menpora ini akan diambil oleh Partai Gerindra. Karena kalau Puteri Komarudin yang menjadi Menpora dan meski namanya menguat, namun ini berarti jatah Partai Golkar bertambah dan ini tidak mungkin, karena akan menimbulkan gesekan dan kecemburuan di internal partai koalisi merah putih," analisis Iwan.

Dito Ariotedjo Pamit

Pada Senin (8/9/2025) siang, Dito Ariotedjo memberikan kode 'pamit' dari jabatannya sebagai Menpora melalui Instagram pribadi @ditoariotedjo.

"Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama, berusaha membuat perubahan di Pemuda dan Olahraga," ujar Dito melalui Instagram Stories. "Semoga dilanjutkan penerus selanjutnya."

Dito telah menjabat sebagai orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga sejak 3 April 2023. Kala itu, dia dilantik oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto kembali menunjuk Dito sebagai Menpora dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024–2029.

Prabowo melakukan perombakan kabinet Merah Putih pada beberapa hari lalu. Dito Ariotedjo  dicopot dari kursi Menpora. Selain Dito, ada juga Budi Gunawan yang dicopot dari Menko Polkam, Sri Mulyani dari Menkeu, Budi Arie Setiadi dari Menkop, dan Abdul Kadir Karding dari Menteri P2MI.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6