Lisa Mariana Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

Model majalah dewasa Lisa Mariana tidak menghadiri pemeriksaan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK di Bareskrim Polri.

Diterbitkan 09 September 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Model majalah dewasa Lisa Mariana tidak menghadiri pemeriksaan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK di Bareskrim Polri.

Kuasa hukum Jhon Boy Nababan menyampaikan, kliennya Lisa Mariana tengah sakit sehingga tidak dapat memenuhi undangan pemeriksaan penyidik.

"Karena baru dikonfirm pagi ini bahwa dia sedang sakit bersama anaknya. Jadi enggak ada yang jagain anaknya, makanya dia nggak bisa hadir hari ini," tutur Jhon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).

Dengan adanya halangan tersebut, lanjut dia, maka Lisa Mariana meminta penjadwalan ulang oleh penyidik. Rencananya, agenda pemeriksaan akan dilangsungkan pada Kamis, 11 September 2025.

"Kita mau konfirm kepada penyidik untuk hari ini tidak hadir, untuk minta penjadwalan ulang pemanggilan selanjutnya nanti," kata Jhon.

Sementara itu, Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Kombes Rizki Prakoso menyatakan, pihaknya memenuhi permintaan Lisa Mariana itu dan telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadapnya.

"Dalam hal ini penyidik mengakomodir kedua belah pihak pasca pengumuman hasil tes DNA. Proses tetap akan berlanjut secara proporsional dan profesional. Dari pihak LM meminta hari Kamis," ujar Rizki.

Sebelumnya, Lisa Mariana menanggapi hasil tes DNA anaknya yang tidak identik dengan Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK. Dia pun menunjukkan kekesalannya lewat akun Instagram @lisamarianaaa dengan mempertanyakan kesimpulan medis tersebut.

"Tidak akan kubiarkan kecurangan terjadi, ya. Jadi, udah pak jangan berkeras hati, tadi minta-minta perdamaian, bagaimana ini. Ke rumah saya aja udah deh. Capek saya, sakit kepala saya," tutur Lisa Mariana lewat akun Instagramnya, Rabu 20 Agustus 2025.

"Tanggung jawab di akhirat Pak," sambungnya.

 

Geram dengan Hasil Tes DNA

Lisa Mariana pun merasa geram dengan hasil tes DNA Bareskrim Polri. Dia menuding ada kecurangan yang dilakukan oleh kepolisian dan kubu Ridwan Kamil.

"Jangan biarkan ada kecurangan di sini, gue udah bilang kalau bukan benih dia benih siapa, benih tuyul," tutur Lisa.

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK buka suara terkait tes DNA anak dari Lisa Mariana yang hasilnya non identik dengannya. Hal itu disampaikan ke kuasa hukum setelah pengumuman di Bareskrim Polri.

"Kebenaran selalu mencari jalannya sendiri," tutur kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-Butar mengulang tanggapan kliennya, Jumat 22 Agustus 2025.

Ridwan Kamil bersyukur atas hasil tes DNA yang dirilis Bareskrim Polri. Hal itu membuktikan adanya fitnah terhadapnya yang dilakukan oleh Lisa Mariana.

"Pak RK mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT, fitnah yang keji kepada beliau tidak terbukti," kata Muslim.

 

Lisa Mariana Ajukan Permohonan Tes DNA Ulang di RS Mount Elizabeth Singapura

Selebgram Lisa Mariana mengajukan permohonan tes DNA ulang antara dirinya, putrinya yang berinisial CA, dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Kuasa hukum Lisa Mariana, Bertua Hutapea mengatakan permohonan itu diajukan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri dengan tembusan ke beberapa pimpinan Polri dan Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Kami mengajukan second opinion di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura di luar daripada rumah sakit Polri atau setidak-tidaknya di salah satu rumah sakit swasta. Permohonan ini sudah diterima tadi dan dicap oleh Bareskrim," kata Bertua di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Bertua mengatakan, kliennya memiliki hak untuk mencari pendapat lain sebagaimana diatur dalam Deklarasi Lisbon dan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 1992.

"Kami tidak membantah apa yang dilakukan oleh Pusdokkes dari Kapolri. Tapi, Lisa Mariana, dari mulai sejak tes DNA dilakukan, dia ingin darah anaknya CA yang diambil di sini, untuk dilakukan tes ulang kembali," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan Rumah Sakit Mount Elizabeth dipilih karena rumah sakit kerap menjadi tempat bagi masyarakat untuk meminta pendapat lain.

"Mungkin lebih bersifat independen dan juga karena swasta, terhubung juga dengan WHO (World Health Organization)," imbuhnya.

Sementara itu, Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Rizki Agung Prakoso membenarkan bahwa pihak Lisa Mariana mengajukan permohonan tersebut. Akan tetapi, Rizki tidak banyak berbicara terkait teknis.

"Hal ini sepenuhnya dari pemohon," jelas Rizki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6