Situasi Belum Kondusif, Transjakarta Hentikan Seluruh Layanan pada Sabtu Pagi Ini

Jajaran direksi dan manajemen Transjakarta terus melakukan pemantauan secara intensif dari command center di kantor pusat

Diperbarui 30 Agustus 2025, 09:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Layanan Transjakarta belum normal akibat demo ricuh 29 Agustus 2025.
  • Manajemen Transjakarta terus memantau kondisi lapangan yang dinamis.
  • Total tujuh halte Transjakarta dibakar, termasuk dua pada Sabtu pagi.

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum dapat mengoperasikan seluruh layanan secara normal hingga Sabtu pagi (30/8/2025). Hal ini karena belum kondusifnya situasi imbas demo yang pada Jumat, 29 Agustus 2025 berujung ricuh.

“Mempertimbangkan berbagai kondisi dan situasi yang belum kondusif, hingga pagi ini seluruh layanan Transjakarta belum bisa beroperasi melayani pelanggan,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, diterima Sabtu (30/8/2025).

Transjakarta Lakukan Pemantauan

Ia menjelaskan, jajaran direksi dan manajemen Transjakarta terus melakukan pemantauan secara intensif dari command center di kantor pusat.

Ayu menyampaikan, pemantauan dilakukan karena kondisi di lapangan yang masih sangat dinamis, sehingga keputusan terkait layanan dan operasional armada Transjarta harus diambil secepat mungkin.

“Hal ini konsisten dilakukan sebagai upaya pengambilan keputusan tercepat, terkait kebijakan layanan dan operasional Transjakarta,” tambahnya.

Ayu menyebut, seluruh pembaruan informasi mengenai operasional Transjakarta dapat diakses masyarakat melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta akun resmi media sosial PT Transjarta.

“Transjakarta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik agar manfaatnya bisa terus digunakan oleh banyak orang. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak,” kata Ayu.

7 Halte Transjakarta Dibakar

Sebelumnya, dua halte Transjakarta kembali dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab pada Sabtu pagi (30/8/2025).

Peristiwa ini menimpa Halte Bundaran Senayan dan Halte Pemuda Pramuka. Dengan kejadian ini, total sudah tujuh halte menjadi korban pembakaran.

Sebelumnya, lima halte lebih dulu dibakar dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025, yaitu Halte Polda Metro Jaya, Halte Senen Toyota Rangga, Halte Sentral Senen, Halte Senayan BDKI, dan Halte Gerbang Pemuda.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di Ja
    Transjakarta
  • Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Demo