Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi dengan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, jelang subuh tadi, Senin (25/8/2025). Gempa di darat dengan kedalaman empat kilometer dengan jarak 15 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi itu terjadi pukul 03.27 WIB.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) II Tangerang, Hartanto, menjelaskan peristiwa alam masih merupakan rangkaian gempa bumi susulan dari gempa utama M4,9 pada pukul 19.54 WIB tanggal 20 Agustus 2025 lalu.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust)," ujar Hartantu, Bandung, Senin (25/8/2025).
Advertisement
Dirasakan hingga Cikarang dan Karawang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326003/original/073696100_1756077284-WhatsApp_Image_2025-08-25_at_04.10.33.jpeg)
Hartanto mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat gempa bumi ini dirasakan di wilayah Karawang dengan Skala Intensitas II - III MMI atau getarannya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Sementara di Cikarang dengan Skala Intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang serta getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getarannya seakan-akan ada truk berlalu.
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," sebut Hartanto.
Hartanto mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Advertisement
Kajian Teknis Badan Geologi
Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan kajian teknis soal rentetan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 20 Agustus 2025 lalu.
Usai gempa bumi utama berkekuatan M4,9 pada tanggal tersebut, disusul oleh tujuh kali gempa susulan yang bervariasi kekuatannya. Pada 21 Agustus 2025, rentetan gempa bumi terakhir dicatat berkekuatan M2,8.
"Lokasi pusat gempa bumi berada di darat, dengan morfologi wilayah terdekat didominasi oleh dataran, berombak, bergelombang, hingga pegunungan," terang Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid dalam keterangaan tertulisnya.
Kondisi batuan (litologi) penyusun wilayah ini terdiri atas batuan sedimen berumur Tersier, batuan gunung api berumur Kuarter, serta endapan aluvium berumur Resen. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi.
Secara umum jelas Wafid, kekerasan batuan permukaan dipengaruhi oleh umur dan jenis batuan. Batuan yang berumur lebih muda atau yang telah mengalami pelapukan mempunyai kekerasan lebih rendah begitu juga sebaliknya.
"Berdasarkan data tapak lokal (Vs30), wilayah terdekat dengan pusat gempa bumi diklasifikasikan ke dalam kelas tanah C (Tanah Sangat Padat dan Batuan Lunak), kelas tanah D (Tanah Sedang), dan kelas tanah E (Tanah Lunak)," ungkap Wafid.
Keberadaan kelas tanah yang lebih lunak ini berarti bahwa potensi guncangan gempa bumi di area tersebut bisa terasa lebih intens. Analisis parameter sumber gempa bumi menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh sesar naik pada zona Sesar Baribis.
Desa yang paling terdampak gempa berada paling dekat dengan sumber gempa bumi sehingga menerima guncangan paling besar. Beberapa desa yang terletak jauh dari pusat gempa bumi, juga terdampak gempa, seperti Desa Karihkil di Kecamatan Ciseeng, Bogor dan Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat.
"Desa-desa di Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru berada pada tanah kelas D dan E, namun kerusakan di desa-desa di dua kecamatan ini disebabkan oleh jarak yang paling dekat dengan sumber gempa bumi dengan jarak radius 6 kilometer dari episenter," tutur Wafid.
Sementara itu kerusakan di Kecamatan Telukjambe Barat, Ciampel dan Kalri, selain oleh jarak yang relatif dekat dengan pusat gempa bumi yaitu radius 20-25 kilometer, juga dipengaruhi oleh tanah yang lebih lunak.
Model Guncangan Gempa Bumi
Wafid menerangkan pemodelan guncangan gempa bumi pada batuan dasar memperlihatkan bahwa percepatan tanah puncak (PGA) dipengaruhi oleh jarak. Makin dekat jarak suatu tempat terhadap sumber gempa bumi, makin besar guncangan yang diterima, begitu pula sebaliknya.
Perambatan gelombang gempa bumi tidak hanya dipengaruhi oleh jarak terhadap pusat gempa bumi tapi juga oleh sifat fisik batuan yang dilewati gelombang gempa bumi tersebut.
"Sifat fisik batuan diwakili oleh nilai Vs30, makin kecil nilai Vs30, makin lunak batuan tersebut, begitu pula sebaliknya. Dengan kata lain, nilai Vs30 memperbesar PGA di suatu tempat, dengan demikian semakin besar guncangan yang dirasakan," kata Wafid.
Dengan memasukkan faktor kekerasan tanah, maka nampak bahwa daerah yang lebih jauh dari sumber gempa bumi berpotensi terdampak sama atau bahkan lebih besar.
Rasio antara PGA pada permukaan dengan PGA pada batuan dasar disebut sebagai faktor amplifikasi. Lokasi dengan Vs30 kecil, menunjukkan nilai amplifikasi yang tinggi, demikian pula sebaliknya.
"Desa-desa yang terdampak yang jauh dari pusat gempabumi, menunjukkan fenomena amplifikasi yang besar," ujar Wafid.
Advertisement
Masuk Dalam KRB Tinggi
Berdasarkan peta kawasan rawan bencana geologi (KRBG) yang diterbitkan oleh Badan Geologi memperlihatkan bahwa daerah terdampak termasuk ke dalam daerah KRB Menengah dan KRB Tinggi.
Jika dilihat lebih detil baik pada KRB Menengah maupun KRB Tinggi, tidak semua daerah memiliki PGA seragam, di daerah ini PGA berkisar antara 0.22 – 0.24 g (VII MMI; KRB Menengah) dan 0.24 – 0.41 g (VIII MMI; KRB Tinggi). (Arie Nugraha)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326002/original/054027900_1756077284-WhatsApp_Image_2025-08-25_at_03.49.13.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480782/original/096159500_1782392590-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8769101/original/055174700_1782831715-Gempa_BMKG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8453238/original/073560000_1782350375-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458998/original/041303900_1782358121-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511937/original/048297600_1782434870-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666103/original/049968700_1782698430-Untitled.jpg)