Cerita Prabowo Ragu saat Menteri Janji Sekolah Rakyat Dibuka dalam Lima Bulan: Ngarang Kalian!

Presiden Prabowo mengaku sempat menyangsikan target para menterinya membuka dan menjalankan program sekolah rakyat dalam waktu lima bulan. Kini, Prabowo justru mengapresiasi dan memuji kinerja para menterinya.

Diperbarui 22 Agustus 2025, 18:25 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Program sekolah rakyat mulai beroperasi Juli 2025, mengejutkan Prabowo.
  • Menteri Kabinet Merah Putih bekerja keras wujudkan 100 sekolah rakyat.
  • Pemerintah Prabowo targetkan pembangunan 200 sekolah rakyat tahun depan.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang pembangunan sekolah rakyat yang jadi program andalan pemerintahnya. Program ini mulai dibahas pada Februari 2025. Saat itu, para menteri yang ditunjuk untuk menjalankan program ini menjanjikan bahwa sekolah rakyat bisa mulai beroperasi pada akhir Juli 2025.

“Saya bilang sudah jangan dipaksakan saya mengerti sulitnya merencanakan hal yang baru. Anda merencanakan, mencari tanah, mencari sekolah, gedung, apalagi harus cari guru, kepala sekolah. Ini bukan pekerjaan gampang. Jangan dipaksa,” ujar Prabowo saat pembekalan guru dan kepala sekolah rakyat di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Hitungan Prabowo saat itu, sekolah rakyat baru bisa dijalankan pada tahun pendidikan 2026. Namun, kata Prabowo, saat itu para menteri tetap berjanji sekolah rakyat bisa mulai dalam lima bulan.

“Tidak pak, Bulan Juli buka tahun pendidikan baru.”

Prabowo mengaku terkejut dengan janji para menterinya. Apalagi para menteri menjanjikan 100 sekolah sudah bisa dibuka dan beroperasi. “Ngarang kalian. Tidak pak. Siap 100 sekolah,” kata Prabowo.

Tidak Ada Hari Libur

Prabowo melihat semangat dan kerja keras yang dilakukan semua pihak sehingga sekolah rakyat bisa benar-benar dibuka dan beroperasi. Dia benar-benar terkejut. “Terus terang saja ini di luar harapan saya,” kata Prabowo disambut tepuk tangan.

Kepala Negara kagum karena para menteri di Kabinet Merah Putih yang bekerja keras. Seolah tidak ada hari libur bagi mereka.

“Inilah kabinet Merah putih, begitu dapat tugas tidak ada hari minggu, tidak ada hari libur, tidak ada jam kerja.”

Janji 200 Sekolah

Prabowo melanjutkan, pemerintah yang dipimpinnya akan membangun 200 sekolah rakyat pada tahun depan. Menurutnya, kehadiran sekolah rakyat penting sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan. 

“Bekerja keras semangat tapi juga Kerja cerdas. Kerja keras tidak cerdas waduh capek. Ini hasilnya 100 sekolah, sebentar lagi 165, tahun depan harapan 200 sekolah,” ucapnya.

Prabowo menyadari, pasti ada pihak-pihak yang sangsi dengan targetnya. Namun dia meyakini, target tersebut akan tercapai dengan kerja keras semua pihak. 

“Ada yang mengatakan Prabowo hanya bisa pidato saja. Kita buktikan hasil yang sebenarnya, nyata. Ini baru awal perjuangan kita meneruskan apa yang dilakukan presiden-presiden dan pemerintah sebelum kita,” tutupnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6