Isak Tanggis Pecah Antarkan Jenazah Kepala Bank di Jaktim yang Tewas Dibunuh

Sang istri yang menunggu di depan mobil jenazah, tak kuasa meneteskan air mata melihat keranda berisi jasad suaminya.

Diterbitkan 21 Agustus 2025, 21:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jenazah kepala cabang bank IP (37) telah keluar dari RS Polri.
  • Korban ditemukan tewas di Bekasi dengan tanda kekerasan setelah diculik.
  • Empat terduga pelaku penculikan dan pembunuhan IP telah diamankan polisi.

Liputan6.com, Jakarta - Suasana haru menyelimuti Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Kamis (21/8/2025) malam. Isak tangis keluarga dan rekan kerja pecah ketika jenazah IP (37), kepala cabang bank di Jakarta berinisial IP, keluar dari ruang forensik.

Pantauan di lapangan, jenazah Ilham keluar pada pukul 19.38 WIB. Sang istri yang menunggu di depan mobil jenazah, tak kuasa meneteskan air mata melihat keranda berisi jasad suaminya.

Tak hanya keluarga, rekan-rekan kerja yang ikut hadir juga terlihat menanggis.

Begitu keranda dimasukkan ke mobil jenazah, sang istri langsung masuk ke dalam mobil ambulans. Ia duduk menghadap jasad Ilham, ditemani kerabat yang berusaha menguatkan.

Jenazah Ilham dibawa dengan mobil ambulans milik perusahaan BUMN tempatnya bekerja, dikawal dua motor voorijder menuju Bogor.

Adik ipar korban, Intania Rizky Utami, mengatakan jenazah akan dimakamkan di samping makam kedua orangtua Ilham.

"Dimakamkan di Bogor, di samping makam ayah dan ibu,” kata dia di RS Polri, Kamis (21/8/2025)

Sebelum dikebumikan, jenazah disemayamkan lebih dulu di rumah duka di Jalan Rimba Baru No. 9, RT04/RW11, Bogor Barat.

 

Kondisi Jenazah Kepala Cabang Bank yang Diculik dan Dibunuh: Kaki dan Kepala Dililit Lakban Hitam

Polisi masih terus menelusuri kasus penculikan yang berujung pembunuhan seorang kepala cabang bank berinisial IP. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di lapangan kawasan Tegal Masni, Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2205).

Saat ditemukan sekira pukul 05.30 WIB, kondisi jenazah sangat mengenaskan. Bagian kaki, kepala, dan wajah korban dililit lakban berwarna hitam.

Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, mengungkapkan ada tanda kekerasan di tubuh korban.

"Ada luka lebam akibat benda tumpul di bagian wajah korban," kata Hotma saat dihubungi Liputan6.com.

Menurutnya, jenazah korban pertama kali terlihat oleh seorang penggembala sapi yang melintas di lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat RT dan RW setempat sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

"Awalnya ada pengembala sapi di sekitar lokasi melihat mayat, setelah itu dia laporan ke RT RW setempat hingga akhirnya laporan itu diterima polsek," jelas Hotma.

 

4 Pelaku Diamankan

Polisi telah mengamankan empat orang terduga pelaku penculikan yang menewaskan IP, Kepala Cabang Pembantu (KCP) salah satu bank BUMN. Penangkapan dilakukan tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur bersama Polda Metro Jaya.

"Baru empat orang yang diamanin, eksekutornya lagi dikejar, lagi lari," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky.

Menurut Dicky, keempat orang itu dibekuk oleh tim gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur. Namun, kasus masih dalam tahap pendalaman.

"Iya (ditangkap tim gabungan) Polres sama Polda, cuma yang udah ngamanin Polda. Polda lagi ngembangin sekarang, Polda sedang fokus ngamanin pelaku," ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6