Pramono Anung Ingin Taman Margasatwa Ragunan Dibuka hingga Malam Hari

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyebut ingin Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan dibuka hingga malam hari.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 17:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI ingin Taman Margasatwa Ragunan dibuka hingga malam hari.
  • Ragunan dianggap setara Taman Safari dan lebih dekat bagi warga Jakarta.
  • Pemprov akan benahi sistem tiket, parkir bertingkat, dan tambah bus keliling.

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyebut ingin Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan dibuka hingga malam hari.

Adapun selama ini, TMR buka pada 07.00-16.00 WIB.

“Margasatwa Ragunan ini betul-betul saya ingin perbaiki. Dan saya lagi berpikir apakah sudah waktunya dibuat Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga,” kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (14/8/2025).

Menurut Pramono, TMR tidak kalah bagus dari Taman Safari, Bogor, Jawa Barat. Selain itu, TMR juga jauh lebih dekat, sehingga menjadi salah satu pilihan terdekat masyarakat ibu kota jika ingin berwisata fauna.

“Orang tidak perlu bermacet-macet ke Puncak. Sehingga dengan demikian membuat pilihan bagi warga Jakarta untuk menikmati itu makin banyak,” ucap Pramono.

 

Akan Benahi Taman Margasatwa Ragunan

Pramono menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memang akan membenahi Ragunan menjadi lebih menarik, lebih nyaman, aman. Pembenahan dilakukan guna menarik minat pengunjung untuk berwisata ke Ragunan.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menyebut, persoalan pertama yang bakal diperbaiki ialah sistem tiket dan parkir di Ragunan. Pramono bilang, ingin membangun parkir mobil bertingkat di Ragunan.

“Maka saya meminta kepada Kepala Dinas yang menangani ini, untuk segera dipersiapkan parkir bertingkat untuk mobil. Tadi kalau untuk motor kan sudah ada. Sehingga dengan demikian, dalam waktu dekat pasti akan kami larang mobil tidak boleh lagi masuk ke dalam,” jelas Pramono.

 

Menambah Bus Keliling

Tak hanya itu, dia juga berencana menambah bus untuk berkeliling Ragunan. Mengingat, Ragunan memiliki area yang cukup luas sekitar 127 hektare.

“Perlu bus yang secara rutin berkeliling untuk bisa masyarakat dengan gampang melihat binatang yang ada di sini karena tempat ini adalah untuk flora dan fauna yang menurut saya salah satu yang terbaik di Asia Tenggara,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6