Adu Gagasan Caketum ILUNI UI, Bahas Pengembangan Ekonomi Kreatif hingga Kebijakan Publik

Forum Adu Gagasan yang sudah digelar dua kali ini menjadi momentum penting bagi alumni untuk mengenal lebih dekat para calon ketua umum.

Diperbarui 13 Agustus 2025, 13:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Kembali menggelar Adu Gagasan Calon Ketua Umum (Caketum) periode 2025–2028. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FEB UI pada Selasa, 12 Agustus 2025, menghadirkan tujuh Caketum yang memaparkan ide konkret dan strategi untuk mewujudkan visi besar ILUNI UI yang berlandaskan transformasi, kolaborasi, dan kemandirian.

Ketua Umum ILUNI UI, Didit Ratam menyampaikan bahwa forum Adu Gagasan yang sudah digelar dua kali ini menjadi momentum penting bagi alumni untuk mengenal lebih dekat para calon ketua umum.

“Pemilihan tinggal sebentar lagi. Penting bagi Abang dan Mbak alumni untuk benar-benar mengenali seperti apa calon yang akan dipilih. Pada Adu Gagasan kali ini, tema yang dibawakan yakni transformasi, kolaborasi, dan kemandirian sebagai fondasi penting berjalannya ILUNI UI agar dapat memberikan manfaat yang berdampak bagi alumni, almamater, dan bangsa Indonesia. Ini menjadi kesempatan untuk menilai lebih jauh kapasitas, integritas, dan kompetensi para calon ketua umum,” ujar Didit.

Ia menambahkan, peran alumni dalam memilih pemimpin yang tepat akan menentukan arah organisasi di masa mendatang.

“Pemimpin yang kita pilih hari ini akan menentukan masa depan ILUNI UI untuk tahun-tahun ke depan. Mari gunakan hak suara dengan bijak demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Menambahkan Didit, Sekretaris Jenderal ILUNI UI, Ahmad Fitrianto, menjelaskan bahwa Adu Gagasan kedua ini memiliki fokus yang lebih luas.

“Pada Adu Gagasan kedua ini, kami memperluas fokus untuk benar-benar menguji visi, misi, dan strategi operasional para calon ketua umum. Pembahasan diarahkan pada tiga isu kunci yang akan menentukan arah organisasi ke depan: transformasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif alumni; sinergi alumni dengan dunia usaha serta pemberdayaan ekonomi kreatif; dan peran strategis alumni dalam kebijakan publik serta advokasi. Isu-isu ini tidak hanya relevan bagi ILUNI UI, tetapi juga penting dalam menguatkan peran ILUNI UI di tingkat nasional melalui Presidium HIMPUNI, sehingga kontribusi kita dapat lebih dirasakan dalam jejaring perguruan tinggi dan alumni se-Indonesia,” ungkap Ahmad.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Yunadi Ramlan, menyampaikan bahwa setelah debat ini, panitia akan fokus pada peningkatan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan dikunci pada 20 Agustus 2025, bersamaan dengan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan kampanye terakhir.

“Saat ini sudah ada 17.939 akun yang tervalidasi. Kami mengimbau para alumni UI untuk segera mendaftarkan diri. Bagi yang sudah mendaftar, harap mengecek status verifikasi nomor handphone dan email, serta memvalidasi akun UI Connect dan ready to vote. Jika ada kendala, silakan menghubungi help desk Pemila atau UI Connect. Untuk kendala validasi, dapat menghubungi validator fakultas masing-masing, yang informasinya tersedia di help desk Pemila,” jelas Yunadi.

 

Pemilihan

Pemila Ketua Umum ILUNI UI 2025-2028 akan diselenggarakan pada 23-24 Agustus 2025 melalui e-vote di aplikasi UI Connect. Pendaftaran pemilih telah dimulai sejak 30 Juni hingga 14 Agustus 2025 melalui aplikasi UI Connect.

Hingga kini, tercatat 10 ribu alumni telah terverifikasi sebagai pemilih. ILUNI UI mengimbau alumni memastikan akunnya terdaftar dan terverifikasi sebelum periode pemilihan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6