Heboh Data Fiktif Jelang Pemilihan ILUNI UI 2025, Begini Penjelasan Ketua Panitia

Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) akan menggelar pemilihan langsung (Pemila) ketua umum baru akhir Agustus 2025 nanti. Di tengah persiapan pemilihan, muncul isu pemilih fiktif.

Diperbarui 11 Agustus 2025, 15:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemilihan ketua umum ILUNI UI 2025 diwarnai isu pemilih fiktif.
  • ILUNI UI berkomitmen menjaga demokrasi dengan sistem verifikasi berjenjang.
  • Panitia menegaskan tidak ada intervensi politik dan data dihimpun transparan.

Liputan6.com, Jakarta Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) akan menggelar pemilihan langsung (Pemila) ketua umum baru akhir Agustus 2025 nanti. Di tengah persiapan pemilihan, muncul isu pemilih fiktif. 

Ketua Umum ILUNI UI, Didit A. Ratam menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh menjaga marwah demokrasi kampus dalam proses pemilihan. Semua pihak, baik panitia maupun calon ketua umum ILUNI UI 2025-2028 telah menyepakati pemilu damai yang menjunjung tinggi etika dan kejujuran

Mengenai kabar penyalahgunaan data alumni, Didit menjelaskan, sistem verifikasi dan validasi keanggotaan dilakukan berjenjang oleh ILUNI UI Fakultas. Proses ini menjadi filter awal guna memastikan hanya alumni resmi dan aktif yang terdata sebagai pemilih sah.

"Pemilihan ini didukung sistem teknologi yang andal, dikembangkan bersama tim IT profesional yang memiliki rekam jejak kuat dalam penyelenggaraan sistem pemungutan suara berbasis digital," jelas Didit saat dikonfirmasi liputan.com, Senin (11/08).

Polemik ini bermula usai kabar yang menyebutkan salah satu kandidat ketum ILUNI UI diduga memanfaatkan ribuan data alumni UI dalam pemila kali ini. 

Pernyataan itu diungkap Soleh Saptaguna, alumni Fisika UI dan pengamat demokrasi kampus sekaligus alumni UI bernama John Dear. Setelah dicek oleh panitia, ternyata kedua nama tersebut fiktif. Tidak ada dalam data fakultas.

 

Penjelasan Ketua Panitia

Saat berbincang dengan Liputan6.com, Ketua Panitia Pelaksana (OC) Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2025-2028 Yunandi Ramlan menegaskan, data pemilih dihimpun secara transparan.

"Kami tegaskan tidak ada intervensi politik dalam pemila ketum ILUNI UI seperti yang dikhawatirkan," tegas Yunandi saat dihubungi.

Yunandi menegaskan, seluruh anggota OC dan steering committee berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas mereka dengan transparan dan sesuai regulasi.

"Kami berharap tidak ada caketum yang terdiskreditkan oleh isu yang beredar yang bisa saja punya tujuan memecah belah. ILUNI UI mengajak seluruh alumni untuk tetap menjaga kondusivitas dan menjadikan ajang pemilihan ini sebagai teladan demokrasi yang sehat dan berkelas," terang Yunandi.

Dia menambahkan, untuk data pemilih sementara yang telah terhimpun sebanyak 17.000 pemilih. Namun data tersebut nantinya bakal diverifikasi lagi sebelum diketok menjadi daftar pemilih tetap.

Calon Ketum UI

Seperti diketahui, ILUNI UI akan menggelar pemila ILUNI UI periode 2025–2028 pada 23–24 Agustus 2025 secara elektronik (e-vote) melalui aplikasi UI Connect. 

Kontestasi pemila ILUNI UI 2025 diikuti 7 caketum dari 6 fakultas berbeda. 

Berikut calon Ketum ILUNI UI 2025-2028

1. Boni Hargens (FISIP UI 2001) 

2. M. Pradana Indraputra (FEB UI 2010) 

3. Ivan Ahda (Psikologi UI 2003) 

4. Ratu (Ai) Febriana (FIB UI 1996) 

5. Rapin Mudiardjo (FHUI 1996) 

6. Dewi Puspitorini (FKUI 1987)

7. Pramudya A Oktavinanda (FHUI 2001)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6