Ini Dua Sosok Inisial J, Calon Kuat Ketua Dewan Pembina PSI

Inisial J disebut-sebut bakal menjabat sebagai ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Diperbarui 29 Juli 2025, 10:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Inisial J disebut-sebut bakal menjabat sebagai ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Ketum PSI, Kaesang Pangarep yang membocorkan langsung inisial J tersebut telah bersedia menjadi ketua dewan pembina PSI.

"Untuk pos Dewan Pembina akan segera diumumkan, segera-segera," kata Kaesang di DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).

Inisial J ini dikaitkan dengan sosok Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi). Namun, diketahui, inisial J yang lekat dengan PSI, tak hanya milik Jokowi semata.

"Nanti dilihat aja, kalau enggak nanti kurang penasaran. Inisial sementara ya, yang berinisial 'J' sudah berkenan untuk jadi Ketua Dewan Pembina," tutur Kaesang.

Jokowi

Kabar Jokowi akan bergabung dengan PSI sudah berhembus sejak lama. Terlebih lagi, kabar ini semakin kuat setelah pidato Jokowi di Kongres PSI belum lama ini.

Jokowi menegaskan, akan all out membantu memenangkan PSI. 

Di hadapan ribuan kader PSI, dia menegaskan, Gajah yang menjadi logo baru partai super terbuka itu memiliki filosofi yang luar biasa. Selain sebagai lambang ilmu pengetahuan, juga merupakan hewan besar dan kuat.

"Anggotanya, kadernya adalah kader-kader yang cerdas, anggota-anggota cerdas. Gajah juga melambangkan kebijakan. Gajah itu kuat dan besar. Oleh sebab itu, saya akan full mendukung PSI. Oleh sebab itu, saya akan bekerja keras untuk PSI,” kata Jokowi lantang.

Jokowi sangat yakin, dipimpin anak-anak muda, suara yang diprediksi terjadi dalam Pemilu 2029, bukanlah kiprah gemilang terakhir yang akan diraih PSI, dan justru akan lebih besar lagi pada Pemilu 2034.

"Karena itu, sekali lagi, saya akan bekerja keras untuk PSI,” terang Jokowi.

Jeffrie Giovanni

Satu lagi sosok kuat di PSI berinisial J yakni Jeffrie Geovanie. Dia selama ini bahkan telah menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.

Dalam kongres PSI kemarin, Jeffrie Geovanie bahkan secara terang-terangan. Jokowi ada bagian dari PSI.

"Yang lebih luar biasa, saudara-saudara sekalian, salah satu tokoh hebat itu adalah Pak Joko Widodo dan dia adalah bagian dari kita hari ini," kata Jeffrie.

Menurutnya, masa kritis PSI terjadi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Kala itu, pengurus PSI khawatir dengan perolehan suara partai.

"Kalau kalian enggak dapat anaknya Pak Jokowi atau menantunya Pak Jokowi atau Pak Jokowi. Partai kita akan turun perolehan suaranya dan itu adalah tahun terakhir kita ber-PSI," katanya. 

Struktur Baru

Kaesang Pangarep belum resmi mengumumkan seluruh struktur DPP PSI 2025-2030. 

Dia hanya menyatakan, Raja Juli Antoni tetap menduduki kursi Sekretaris Jendral (Sekjen). Sementara kursi Bendahara Umum kini diduduki Fenti Noverita menggantikan Suci Mayang.

"Untuk awal, untuk hari ini kami hanya mengumumkan untuk posisi di sekretaris jenderal dan bendahara umum, supaya surat-menyurat bisa berjalan dengan lancar. Untuk sekretaris jenderal masih sama bapak Raja Juli Antoni, yang akan menemani saya. di posisi bendahara umum ada Mbak Fenti Noverita," kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Sementara untuk posisi wakil ketua umum dan lainnya, Kaesang menyebut akan diumumkan dalam dua minggu ke depan.  

"Kami butuh waktu sekitar 2 minggu lagi setelah selesai segala urusan beliau-beliau nanti akan datang untuk memperkenalkan dirinya masing-masing, yang seperti saya bilang ada tokoh nasional yang akan bergabung untuk membesarkan PSI," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6