Sederet Reaksi Tak Terduga PDIP Usai Prabowo Bicara Hubungan Kakak Adik

Prabowo menyebut Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebetulnya kakak-adik.

Diperbarui 25 Juli 2025, 16:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyebut Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebetulnya kakak-adik. Pernyataan ini disampaikan pada saat peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di di Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025.

Prabowo menyampaikan kepada Puan yang merupakan cucu Bung Karno, bahwa Sang Proklamator juga ayahnya. Dia juga mengaku memiliki pemkiran Marhaenisme yang dianut Bung Karno.

"Nuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno Bapak saya juga. Mungkin kalau dipotong, ini yang keluar Marhaen juga ini. Ini sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini," ucap Prabowo.

Pernyataan Prabowo tersebut mendapat beragam respons dari pihak internal PDIP. Salah satunya Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus. Dia menilai pernyataan itu merupakan sinyal dari Prabowo soal kedekatan psikologis PDIP-Gerindra.

"Sinyal-sinyal yang ingin ditujukan Pak Prabowo bahwa PDIP punya hubungan psikologis juga dengan Gerindra. Karena dulu ketika berdirinya Gerindra, Pak Prabowo menjadi wakilnya Bu Mega tahun 2009," ujar Deddy pada wartawan, Selasa 22 Juli2025.

Menurut Deddy, dari pernyataan Prabowo tersebut bisa diartikan PDIP punya posisi istimewa bagi Prabowo. "Beliau (Prabowo) menempatkan PDIP pada posisi yang special di pikiran beliau," jelas Deddy.

 

Berikut sederet respons usai Prabowo menyebut Gerindra dan PDIP kakak beradik:

Tanda Kedekatan Prabowo-Megawati

Politikus PDIP, Guntur Romli menyebut pernyataan Prabowo bahwa PDIP dan Gerindra kakak beradik menunjukkan kedekatan ketua umum kedua partai.

"Pernyataan itu untuk menunjukkan Pak Prabowo sebagai pengagum Bung Karno, kedekatan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati, dan Gerindra dengan PDI Perjuangan yang sama-sama partai nasionalis,” kata dia saat dikonfirmasi, Selasa 22 Juli 2025.

Meski memiliki kedekatan dengan Gerindra, Guntur menegaskan PDIP masih berada di luar pemerintah.

"Namun posisi PDI Perjuangan sampai saat ini berada di luar pemerintahan, kalau pun ada perubahan biasanya akan diputuskan di Kongres," pungkasnya.

Sinyal Kuat Kedekatan Dua Partai

Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus menilai pernyataan itu adalah sinyal dari Prabowo soal kedekatan PDIP dan Gerindra.

"Sinyal-sinyal yang ingin ditujukan Pak Prabowo bahwa PDIP punya hubungan psikologis juga dengan Gerindra. Karena dulu ketika berdirinya Gerindra Pak Prabowo menjadi wakil nya Bu Mega tahun 2009," ujar Deddy pada wartawan, Selasa 22 Juli 2025.

Menurut Deddy, dari pernyataan Prabowo tersebut bisa diartikan PDIP punya posisi istimewa bagi Prabowo.

"Beliau (Prabowo) menempatkan PDIP pada posisi yang special di pikiran beliau," jelas Deddy.

Gerindra-PDIP Punya Kesamaan Arah Nasionalis

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Gerindra-PDIP kakak beradik.

Dia menilai pidato Prabowo dalam acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih di hadapan Ketua DPR RI Puan Maharani mencerminkan nilai dasar kebangsaan yang harus terus dijaga.

"Yang pertama terhadap statement Bapak Presiden di peresmian Koperasi Merah Putih, sungguh-sungguh dengan tulus kami mengapresiasi apa yang disampaikan Bapak Presiden," ujar Said Abdullah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 22 Juli 2025.

Menurutnya, pernyataan Prabowo Subianto sejalan dengan semangat membangun bangsa yang inklusif di tengah keberagaman.

"Modal dasar kita dalam setiap pembangunan adalah bahwa semua boleh berbeda, tapi kita tetap satu. Dan itu ditunjukkan oleh Pak Presiden di hadapan Ibu Ketua DPR," lanjutnya.

Ketua Banggar DPR itu menyebut bahwa Gerindra dan PDIP memiliki orientasi nasionalis yang serupa. Secara ideologis, kata Said, keduanya tidak memiliki banyak perbedaan.

"Kami memang sama-sama partai dengan orientasi kebangsaan. Keduanya sebenarnya tidak jauh berbeda, bahwa secara ideologis kami mempunyai kesamaan," ucap Said.

Lalu, Said juga mengamini pernyataan Prabowo yang menyebut pemikiran Bung Karno sebagai bagian dari cita-citanya. Menurut Said, semangat kebersamaan semacam ini perlu terus dirawat dan dijaga demi membangun Indonesia yang lebih baik ke depan.

"Kalau kebersamaan, akan tetap kita bangun," kata politikus PDIP itu.

Kakak Adik Tak Harus 'Serumah'

Politikus PDIP, Andreas Pareira menilai, pernyataan Prabowo benar adanya bahwa PDIP-Gerindra bak kakak beradik. Andreas mengibaratkan, kakak beradik kandung tidak mesti ada dalam satu rumah atau koalisi yang sama.

"Benar apa yang dikatakan oleh pak Prabowo ibaratnya abang-adik yang sedarah, tetapi tidak harus tinggal serumah," ujar Andreas saat dikonfirmasi, Rabu 24 Juli 2025.

Meski berbeda koalisi, sebagai saudara tetap bisa bekerja sama.

"Sebagai partai nasionalis pluralis PDI Perjuangan bersama atau pun tidak bersama di pemerintahan tetap bisa bekerjasama secara kritis untuk mengawal demokrasi dalam mekanisme check and balances," terang Andreas.

Hubungan Kakak-Adik Sudah Terjalin Lama

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani membenarkan pernyataan Prabowo bahwa relasi antara PDIP dan Partai Gerindra seperti kakak beradik.

“Iya, (PDIP-Gerindra) kakak adik,” kata Puan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 24 Juli 2025.

Puan menjelaskan, bahwa kedekatan kedua partai ini bukanlah hal baru, dan relasi partai-partai ini memang sudah terjalin lama dan penuh rasa persaudaraan.

“Iya kan memang hubungannya baik, dari dulu kakak adik,” lanjut cucu Bung Karno itu.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6