Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Pemerataan Kualitas Perguruan Tinggi di Seluruh Indonesia

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta, harus mampu direalisasikan dengan konsisten.

Diperbarui 22 Juli 2025, 09:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Lestari Moerdijat dorong pemerataan kualitas perguruan tinggi negeri dan swasta.
  • PTS keluhkan kurang diminati, 30% alami masalah keuangan serius.
  • Kualitas pengajar dan sarana pendidikan perlu jadi perhatian utama.

Liputan6.com, Jakarta Demi membuka akses layanan pendidikan yang berkualitas bagi setiap anak bangsa, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemerintah untuk meningkatkan pemerataan kualitas perguruan tinggi. 

"Upaya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta, harus mampu direalisasikan dengan konsisten demi menghadirkan layanan pendidikan bagi setiap warga negara," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/7/2025).

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek, sekarang Kemendiktisaintek) pada 2022 mencatat jumlah mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS) mencapai 4,49 juta orang, sementara di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sekitar 3,37 juta. 

Pada saat yang sama, Indonesia memiliki 4.397 perguruan tinggi, dengan sekitar 3.136 di antaranya merupakan PTS. Namun, saat ini pihak PTS mengeluh kurang diminati para calon mahasiswa, sehingga berdasarkan data Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia pada 2023, sekitar 30% dari PTS di Indonesia mengalami kesulitan keuangan yang serius.

Menurut Lestari, kondisi tersebut harus segera disikapi dengan kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas PTS agar mampu memberi layanan pendidikan yang baik.

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, faktor kualitas tenaga pengajar dan sarana, serta prasarana pendidikan harus menjadi perhatian semua pihak.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mendorong penguatan sistem pendidikan nasional secara menyeluruh, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang sehat bagi semua pihak terkait.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat mampu membangun kolaborasi yang kuat dalam upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa depan.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6