Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi Berujung Tragis, 3 Tewas, 26 Orang Dirawat

Pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, dengan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berlangsung tragis.

Diterbitkan 19 Juli 2025, 01:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pesta rakyat pernikahan anak tokoh Jabar di Garut menelan tiga korban jiwa.
  • Korban tewas terdiri dari dua warga sipil dan satu anggota Polres Garut.
  • Puluhan warga lainnya menjadi korban luka akibat berdesakan saat acara.

Liputan6.com, Jakarta Pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, dengan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berlangsung tragis.

Sebanyak tiga orang tewas, terdiri dari dua warga sipil dan satu anggota Polres Garut, serta puluhan warga menjadi korban dalam hajat rakyat pernikahan anak dua tokoh berpengaruh di Jawa Barat itu.

"Laporan dari Dinas Kesehatan ada 26 orang, dan tiga orang di dalamnya meninggal dunia," ujar Bupati Garut, Abdisy Syakur Amin, di Gedung Bakorwil, Jumat (18/7/2025).

Menurut Syakur, peristiwa itu cukup mengagetkan masyarakat yang tengah menikmati pesta rakyat pernikahan Wabup Garut Luthfianisa Putri Karlina, terlebih jumlah korban cukup banyak.

"Dari jumlah itu sebagian sudah pulang, ada juga yang dirawat dan semua biaya di-cover pemerintah daerah Garut," kata Syakur.

Syakur menyatakan, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan sebagian besar korban pingsan karena kekurangan oksigen akibat berdesakaan.

"Kalau anggota polisi itu mungkin karena mengamankan mungkin terjatuh dan juga terinjak-injak," ujar Syakur.

Kapolres Garut Yugi Bayu Hendarto membenarkan anggota wafat saat tengah melaksanakan tugas untuk mengamankan acara pernikahan dan memberikan pertolongan bagi masyarakat.

"Informasi yang kami terima, Bripka Cecep sedang mengevakuasi korban-korban yang pingsan ke dalam mobil ambulans, tapi ternyata beliau sendiri pingsan kemudian dibawa ke rumah sakit dan ternyata sudah meninggal," kata Yugi.

Diketahui, hajat pesta rakyat pernikahan anak Dedi Mulyadi dengan putri Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di kawasan pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/7/2025), berakhir tragis. Tingginya animo masyarakat terhadap kegiatan itu menyebabkan petugas kewalahan membendung kehadiran warga.

Alhasil, penumpukan pengunjung yang berujung saling dorong tidak terelakkan hingga akhirnya menimbulkan korban jiwa.

Polisi Klaim Pengamanan Sesuai Prosedur

Yugi menyatakan, pengamanan seluruh kegiatan pesta rakyat pernikahan anak Dedi Mulyadi dengan putri Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto sudah berlangsung sesuai prosedur operasional Polri.

"Jam 10 kami sudah melakukan apel gabungan bersama TNI, Dishub, Pol PP dan Brimob. Setelah apel kemudian kami tempatkan personel di titik itu," kata Yugi.

Ihwal terjadinya peristiwa yang menelan korban jiwa dan korban luka dari warga, Yugi menyatakan lembaganya segera melakukan evaluasi. "Tentu kami akan kami evaluasi (kegiatan)," kata Yugi.

Bahkan ia menyatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mencari apakah ada unsur kesengajaan dan kesalahan dalam kegiatan itu. "Tentu kami akan dalami," ujar Yugi.

 

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6