Rotasi di Polri, Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Diganti

Rotasi jabatan di Polri ini dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.

Diperbarui 25 Juni 2025, 10:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolres Metro Jaksel dan Jaktim dirombak sesuai surat telegram Kapolri.
  • Kombes Ade Rahmat menjadi Widyaiswara, diganti Kombes Nicolas Ary.
  • Kombes Alfian Nurrizal gantikan Kombes Nicolas Ary sebagai Kapolres Jaktim.

Liputan6.com, Jakarta - Jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dirombak. Pergantian itu melalui surat telegram Kapolri bernomor ST/1421/VI/KEP./2025, tertanggal 24 Juni 2025.

Surat telegram ditandatangani langsung oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Anwar. Di antara nama-nama yang dirotasi, ada nama Kombes Ade Rahmat Idnal, Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Dia digeser ke Lemdiklat Polri sebagai Widyaiswara Utama Tingkat II. Posisi Ade Rahmat langsung diisi oleh Kombes Nicolas Ary Lilipaly, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur.

Sedangkan, posisi Kapolres Jaktim yang ditinggalkan Nicolas digantikan oleh Kombes Alfian Nurrizal.

Rotasi jabatan ini dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.

Mutasi dan rotasi di tubuh Polri disebut merupakan hal yang lumrah, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

"Ya (benar ada rotasi)," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (25/6/2025).

Mutasi Polri: Kapolri Tunjuk Irjen Didik Agung Jadi Kapolda Sultra, Irjen Rudi Darmoko Kapolda NTT

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi Polri terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri. Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/1084/V/KEP./2025 yang diterbitkan pada 20 Mei 2025.

Mutasi ini meliputi sejumlah posisi strategis, termasuk jabatan Kapolda di beberapa wilayah. Dalam surat telegram tersebut, Kapolri menunjuk Irjen Pol Didik Agung Widjanarko sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mabes Polri mengungkapkan, mutasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi yang rutin dilakukan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik, responsif, dan adaptif terhadap tantangan tugas ke depan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pada Rabu (21/5/2025).

Dengan adanya mutasi ini, diharapkan kinerja Polri semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam mutasi Polri kali ini, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia menggantikan Irjen Pol. Dwi Irianto yang memasuki masa pensiun. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6