Pramono Anung: Bank Jakarta Harus Profesional dan Siap IPO

Menurut Pramono, IPO hanya akan tercapai jika bank dikelola secara profesional.

Diperbarui 22 Juni 2025, 20:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bank Jakarta diharapkan profesional dan siap IPO tahun depan.
  • Profesionalisme kunci IPO; pengawasan publik penting untuk transparansi.
  • Rebranding Bank DKI jadi Bank Jakarta untuk resonansi global.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung berharap, Bank Jakarta menjadi bank yang profesional dan siap untuk melantai di bursa atau IPO pada tahun depan.

Hal itu disampaikan dalam acara peluncuran rebranding "call name" dan logo baru PT Bank DKI di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/6/2025).

“Saya secara pribadi dan Bang Dul (Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno) menaruh harapan yang tinggi sekali kepada Bank Jakarta untuk menjadi bank profesional, bank yang betul-betul dipercaya publik. Tugas utama direksi dan jajaran Bank Jakarta adalah mempersiapkan diri untuk IPO tahun depan,” kata Pramono di lokasi.

Menurut dia, IPO hanya akan tercapai jika bank dikelola secara profesional. Ia menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap bank milik daerah tersebut agar transparansi terjaga dan target IPO terpenuhi.

“Bank Jakarta harus bisa secepatnya. Saya yakin Bank Jakarta bisa—kata kuncinya tetap profesionalisme dan orang-orang yang mengelola,” yakin politisi PDI Perjuangan ini.

Pramono optimistis, selain menjadi kebanggaan nasabahnya, Bank Jakarta juga mampu bersaing secara global.

“Saya ingin Bank Jakarta menjadi bank yang profesional dan membanggakan warga Jakarta, serta bisa naik kelas,” Pramono menandasi.

 

Perubahan Nama

Sebagai informasi, dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta, Gubernur Pramono Anung secara resmi mengumumkan perubahan nama Bank DKI menjadi Bank Jakarta. Perubahan nama itu dilangsungkan dalam acara rebranding nama dan logo baru di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan.

Pramono menyampaikan, pemilihan nama Bank Jakarta merupakan hasil pertimbangan mendalam. Brand Jakarta sendiri sudah dikenal luas dan bersifat universal, serta memiliki daya resonansi global.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6