Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama (Dirut) PT Sri Rejeki Isman alias Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto rampung diperiksa penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih tujuh jam, Bos Sritex tersebut dicecar soal kasus korupsi pemberian kredit terhadap PT Sritex yang menjerat kakaknya Iwan Setiawan Lukminto (ISL).
Iwan menerangkan pada pemeriksaan dirinya kali ini hanyalah pemeriksaan tambahan sekaligus dia juga menyerahkan beberapa dokumen terkait PT Sritex.
"Jadi tadi ada sekitar 12 pertanyaan oleh penyidik dan dokumen-dokumen kelengkapan juga sudah saya serahkan," kata Iwan Kurniawan di Kejagung, Rabu (18/6).
Advertisement
Dia berharap agar dengan pemeriksaan penyidik terhadap dirinya dapat membuat terang korupsi yang membuat negara rugi Rp692,2 miliar akibat penyimpangan dalam pemberian kredit dari Bank BJB dan Bank DKI kepada PT Sritex.
Sementara itu kuasa hukum Iwan Kurniawan Lukminto, Calvin Wijaya mengatakan, kliennya mengetahui soal pemberian kredit dari bank kepada Sritex yang sejatinya diperuntukkan untuk keperluan perusahaan.
Sekiranya ada 20 bank yang memberikan kredit tersebut di antaranya termasuk Bank BJ, Bank DKI. Lalu Bank BUMN, hinga Bank Swasta.
"Nah, yang diketahui oleh klien saya ini kredit itu hanya untuk mengembang usaha dan untuk pembayaran kepada kerja," ujar Calvin.
Calvin mengklaim kredit dari beberapa bank tersebut ke perusahaan kliennya sudah sesuai untuk peruntukkannya.
Â
Tak Pernah Menawarkan
Di saat yang bersamaan, tim kuasa hukum Dirut Sritex, Rocky Martin kliennya tidak pernah menawarkan lebih dahulu peminjaman kredit ke pihak bank, justru sebaliknya.
"Selalu bank yang melihat analis dari financial klien kami. Jadi bank yang approach ke klien kami, bukan kami yang approach ke bank," ujar dia.
Ketika disinggung hasil kredit tersebut ada yang diuganakan kebutuhan pribadi Iwan Setiawan berupa membeli tanah. Iwan Kurniawan enggan berkomentar akan hal tersebut sambil berdalih menunggu putusan dari pihak pengadilan.
"Karena dari penyidik pun masih menyampaikan ya untuk di setiap statement-statementnya dugaan korupsi. Nah, jadi kita enggak bisa untuk menyampaikan dengan bahasa, langsung perbuatan korupsi. Nah, itu seharusnya setelah diputus, bersalah baru kita bisa dengan statement seperti itu," pungkas dia.
Sumber: Rahmat Baihaqi/Merdeka.com
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5229384/original/088192200_1747917761-IMG_5371.jpeg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256647/original/098258300_1750245873-IMG-20250618-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)