Jemaah Haji Mulai Dipulangkan 11 Juni 2025, 7 Kloter Pertama Berangkat dari Madinah

Akhmad Fauzin mengatakan seluruh jemaah Indonesia telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah dalam keadaan selamat.

Diperbarui 10 Juni 2025, 20:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Puncak ibadah haji 2025 sudah selesai. Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada Rabu, 11 Juni 2025.

Tercatat tujuh kloter yang pulang ke Tanah Air pada tanggal tersebut. Mereka adalah jemaah gelombang I yang sudah tiba di Madinah pada awal Mei 2025.

Wakil Pengendali Teknis Bidang Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi Akhmad Fauzin pun menyatakan, seluruh jemaah Indonesia telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah dalam keadaan selamat. Ia mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima menjelang pemulangan, termasuk saat melaksanakan thawaf wada' sebagai penutup ibadah di Tanah Suci.

"Laksanakan thawaf wada' dengan tenang dan khusyuk, serta sesuaikan dengan kondisi fisik dan cuaca yang cukup panas," kata Fauzin dalam konferensi pers di Makkah, Selasa (10/6/2025).

 

Tujuh Kloter Kembali ke Tanah Air

Berikut tujuh kloter yang akan kembali ke Tanah Air:

  1. Kloter 01 Embarkasi Ujung Pandang (UPG 01)
  2. Kloter 01 Embarkasi Lombok (LOP 01)
  3. Kloter 01 Embarkasi Pondok Gede Jakarta (JKG 01)
  4. Kloter 02 Embarkasi Ujung Pandang (UPG 02)
  5. Kloter 01 Embarkasi Surabaya (SUB 01)
  6. Kloter 02 Embarkasi Surabaya (SUB 02)
  7. Kloter 01 Embarkasi Jakarta (JKS 01)

Dalam kesempatan itu, Fauzin juga menyampaikan beberapa pesan terkait fase akhir ibadah dan pemulangan jemaah. Pertama, mulai hari ini, layanan bus shalawat kembali beroperasi untuk mendukung mobilitas jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya.

"Gunakan layanan ini sesuai jadwal, dengan tertib, dan tetap jaga stamina," ujarnya.

Kedua, jelang pemulangan, PPIH Arab Saudi bekerja sama dengan maskapai akan melaksanakan proses penimbangan barang bawaan secara bertahap. Jemaah pun diminta memerhatikan batas maksimal berat barang dan ketentuan maskapai penerbangan.

"Jangan membawa barang yang dilarang, dan pastikan barang berharga disimpan dengan aman. Koper diberi tanda pengenal yang jelas agar memudahkan proses pengambilan di Tanah Air," sambung dia.

 

Jangan Merokok di Hotel

Fauzin juga mengingatkan jemaah agar menjaga ketertiban dan kenyamanan di pemondokan, terutama larangan merokok di dalam kamar atau ruang tertutup.

"Sistem keamanan hotel di Arab Saudi sangat sensitif terhadap asap rokok. Mari saling menjaga dan menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh jemaah," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video pendek yang memperlihatkan kepanikan sejumlah jemaah haji, khususnya kaum jemaah lansia, akibat alarm kebakaran berbunyi di sebuah hotel menjadi viral di media sosial.

Hal itu diduga terjadi akibat kepulan asap dari rokok yang dinyalakan oleh beberapa jemaah haji asal Indonesia di dalam kamar.

Video itu diunggah pada media sosial X oleh akun @Icikiwwir, pada Sabtu, 7 Mei 2025. "Baru banget kejadian. Udah tau kamar lantai 19, malah berempat rokok di kamar," tulis akun @Icikiwwir.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6