Spesial Iduladha, Banyuwangi Berbagi Salurkan Daging Kurban ke Warga Miskin

Bertepatan dengan Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggalang solidaritas dengan membagikan daging sapi dan kambing untuk warga miskin.

OlehFachri
Diterbitkan 06 Juni 2025, 20:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banyuwangi Bertepatan dengan Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggalang solidaritas dengan membagikan daging sapi dan kambing untuk warga miskin. Pembagian daging kurban itu merupakan salah satu implementasi  program Banyuwangi Berbagi yang rutin dilakukan setiap tanggal cantik.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan bahwa program Banyuwangi Berbagi dilakukan setiap tanggal cantik seperti 1 Januari, 2 Februari, dan 3 Maret.

Ipuk pun mengajak kepada para ASN Banyuwangi di bulan Juni ini karena tanggal cantik bertepatan dengan Iduladha untuk berpartisipasi membagikan daging ke warga miskin.

"Bila sebelumnya tanggal cantik kami berbelanja sembako dan membagikannya untuk keluarga pra sejahtera, di momen Iduladha ini kami membagikan daging. Harapan kami ini untuk menambah konsumsi protein mereka," ujarnya.

“Ribuan paket daging didistribusikan kepada warga pra-sejahtera, termasuk yang masuk dalam data UGD Kemiskinan Banyuwangi,” imbuh Ipuk.

Sebagai informasi, distribusi daging ini dilakukan mulai Jumat hingga Senin (6-9 Juni 2025). Daging diberikan kepada warga miskin yang masuk dalam database pemkab.

Dapat Sambutan Hangat

Program Banyuwangi Berbagi mendapat sambutan hangat dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Dodik Heru, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Banyuwangi yang mendukung kebijakan Ipuk dengan berpartisipasi dalam program pemberian daging untuk warga miskin.

"Bagus dan sangat bermanfaat. Bila sebelumnya kita diajak rutin bagi sembako, kini giliran bahan bernutrisi yakni daging. Semoga bisa menambah derajat kesehatan mereka," ujar Dodik.

Menariknya, dalam pembagian daging kurban di Iduladha, Ipuk mengimbau warga meminimalisir penggunaaan plastik sekali pakai saat pemberian daging. Alhasil, banyak warga yang menggunakan besek dan daun saat membagikan daging kurban.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6