Liputan6.com, Jakarta - Komandan Pasukan Keamanan Haji Arab Saudi, Mayor Jenderal Abdullah Al-Quraish menegaskan bahwa semua rencana keamanan dan lalu lintas untuk musim haji 2025 dilaksanakan sepenuhnya untuk menjaga ketertiban dan memastikan keselamatan para jemaah di Makkah dan tempat-tempat suci lainnya. Ia menegaskan bahwa tidak seorang pun akan dibolehkan berhaji tanpa izin yang sah.
Mengutip Saudia Gazette, Sabtu (31/5/2025), ia menyatakan bahwa Arab Saudi menggunakan pendekatan nol toleransi terhadap jemaah haji ilegal dan mereka yang dinilai mengganggu pelaksanaan haji 2025. Untuk itu, ia menegaskan bahwa pasukan keamanan akan menindak tegas setiap pelanggaran peraturan haji.
Sebelumnya disampaikan bahwa setiap orang yang mengajukan permohonan visa kunjungan bagi orang yang telah melaksanakan atau mencoba melaksanakan haji tanpa izin, atau memasuki atau berdiam di Kota Makkah atau tempat-tempat suci lainnya pada 1 Mei--10 Juni 2025 akan dikenai denda paling banyak SAR 100.000 (sekitar Rp439,6 juta). Denda itu dua kali lipat dari aturan tahun sebelumnya.
Advertisement
Sementara, individu yang tertangkap melakukan atau mencoba melakukan haji tanpa izin, dan penyusup haji yang merupakan penduduk atau telah melewati batas visa akan dikenakan denda hingga SAR 20ribu (hampir Rp88 juta). Selain itu, mereka juga akan dideportasi ke negara asal dan dicegah masuk Arab Saudi selama 10 tahun.
Â
Awasi Keamanan Dibantu AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5238205/original/037870800_1748681469-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_16.05.00.jpeg)
Al-Quraish mengatakan pasukan keamanannya, berkoordinasi dengan otoritas terkait, bekerja untuk menjamin kelancaran pergerakan jamaah dan mengamankan jalan menuju Mekkah. Pusat kendali keamanan di titik masuk kota dan di sepanjang rute haji utama beroperasi sepanjang waktu.
Pusat-pusat ini dilengkapi dengan teknologi AI canggih dan dikelola oleh personel yang berkualifikasi untuk memantau, mendeteksi, dan menanggapi dengan cepat setiap penyimpangan. Al-Quraish menggarisbawahi bahwa memastikan keamanan haji merupakan tanggung jawab nasional utama dan sumber kebanggaan bagi Arab Saudi.
"Kerajaan berkomitmen untuk memberikan pengalaman haji yang aman, damai, dan terorganisasi yang mencerminkan perannya sebagai penjaga tempat-tempat suci Islam," katanya.
Sejumlah check point diaktifkan di sepanjang jalur masuk menuju Makkah, baik dari Jeddah maupun dari Madinah. Di setiap check point, polisi setempat mengecek identitas dan kartu nusuk para pelintas, termasuk rombongan Media Center Haji saat akan berangkat ke Makkah, beberapa waktu lalu. Prosesnya bisa menghabiskan waktu lebih dari 10 menit jika datang berombongan.
Advertisement
Prediksi Kemacetan di Armuzna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5237795/original/032770500_1748612486-WhatsApp_Image_2025-05-30_at_19.37.38.jpeg)
Sementara itu, Amirul Hajj mewaspadai potensi kemacetan yang akan dihadapi selama pergerakan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) selama puncak haji 2025. Menurut laporan Saudia Gazette, 1.180.306 jemaah haji dari berbagai negara di dunia telah tiba di Arab Saudi per Selasa, 27 Mei 2025. Jumlah itu berkurang sekitar 600 ribu dari total jumlah jemaah haji dunia pada tahun lalu.
Dengan jumlah tersebut yang bergerak bersama-sama menuju satu tempat, kepadatan lalu lintas dan mobilitas manusia tak terhindarkan. Meski begitu, Ketua Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama Nasaruddin Umar meyakini manajemen lalu lintas baru yang disiapkan pemerintah Arab Saudi akan bisa mengurai masalah tersebut.
Ia juga mendapat laporan bahwa kepadatan manusia juga menurun di Kompleks Masjidil Haram saat ini. Hal itu, kata dia, karena otoritas Arab Saudi menerapkan kartu nusuk sebagai akses utama jemaah haji untuk masuk ke masjid tempat kakbah berada itu.
"Termasuk untuk warga Arab Saudi sendiri, tidak boleh masuk untuk salat berjemaah kalau tidak mengantongi kartu nusuk. Berarti bisa terukur lah," sambungnya. Hingga Selasa, 27 Mei 2025, jumlah kartu nusuk yang telah terdistribusi ke jemaah haji Indonesia mencapai 95 persen atau 176.437 orang, baik haji reguler, maupun haji khusus.
Â
Pergerakan ke Arafah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4863724/original/082063600_1718356037-20240614-Jamaah_Haji_di_Mina-AP_7.jpg)
Sementara itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadwalkan seluruh jemaah haji Indonesia akan bergerak serentak ke Arafah pada 8 Dzulhijjah 1446 H atau Rabu, 4 Juni 2025. Kepala Satuan Operasi (Kasatops) Armuzna Harun Arrasyid menerangkan pergerakan itu tidak akan berlangsung sekaligus, melainkan secara bergelombang. Jadwalnya terbagi menjadi tiga termin.
"Ini akan bergerak semua jemaah berbasis syarikah. Nanti akan bergerak dari Makkah menuju Arafah melalui tiga trip keberangkatan, mulai pukul 06.00 sampai 11.00, kemudian 11.00--16.00, dan kemudian trip ketiga pukul 16.00 sampai pukul 23.00 WAS," kata Harun dalam program Liputan6 Update, Rabu, 28 Mei 2025.
Karena pergerakan berdasarkan syarikah, jemaah haji yang sebelumnya pindah hotel tanpa berkoordinasi dengan petugas haji diminta kembali ke hotel asal. Surat edaran Nomor 101/PPIH-AS/5/2025 tentang Persiapan Pelaksanaan Puncak Ibadah Haji Armuzna yang bertanggal 26 Mei 2025 menetapkan batas waktunya adalah Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 18.00 WAS.
Jemaah haji yang masih membandel akan menghadapi konsekuensi. "Berisiko tidak dilayani pergerakannya ke Armuzna karena tidak sesuai data syarikah dan markaz," bunyi pengumuman tersebut.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5233739/original/039177400_1748323103-WhatsApp_Image_2025-05-27_at_11.04.31.jpeg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5237837/original/099298800_1748623603-WhatsApp_Image_2025-05-30_at_23.42.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409489/original/060477900_1479453069-Arab_Saudi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2775925/original/025938900_1554953969-Saudi_Aramco.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3545301/original/017030700_1629368526-pakistan-895319_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263991/original/052060100_1782043631-063_2258568884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260196/original/050234000_1781581158-063_2281733495-Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260089/original/037956100_1781553653-lamine-yamal-spanyol.jpg)