Gempa Hari Ini Jumat 30 Mei 2025: Lima Kali Guncang Wilayah Indonesia

Sejumlah wilayah di Bumi Pertiwi kembali digetarkan lindu pada hari ini, Jumat (30/5/2025). Hingga pukul 19.45 WIB, tercatat lima kali gempa bumi mengguncang berbagai daerah di Indonesia.

Diterbitkan 30 Mei 2025, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah wilayah di Bumi Pertiwi kembali digetarkan lindu pada hari ini, Jumat (30/5/2025). Hingga pukul 19.10 WIB, tercatat lima kali gempa bumi mengguncang berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lindu pertama terjadi pada pukul 01:17:56 WIB di wilayah Laeya, Konawe Selatan.

"Pusat gempa berada di darat 2 km timur laut Laeya, Konawe Selatan," papar BMKG melalui laman resminya www.bmkg.go.id.

Gempa berkekuatan magnitudo 2,8 ini terjadi di kedalaman 5 kilometer dengan titik koordinat 4,28 LS–122,54 BT. Guncangan dirasakan di wilayah Konawe Selatan dengan skala intensitas II–III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Lindu kedua terjadi beberapa jam kemudian, pukul 04:12:25 WIB, mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Gempa ini cukup signifikan dengan kekuatan magnitudo 4,2.

Pusat gempa berada di darat, 55 km barat daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter tercatat pada titik koordinat 7,38 LS–107,18 BT. Guncangan dirasakan di beberapa wilayah, yakni Cianjur, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Pasir Kuda, masing-masing dengan intensitas II–III MMI.

 

Gempa Lainnya

Kemudian pada pukul 09:38:49 WIB, gempa kembali mengguncang Moramo, Konawe Selatan. Gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 2,9 dan kedalaman 4 kilometer. Lindu dirasakan dengan intensitas II–III MMI di Konawe Selatan.

Tak lama berselang, pukul 11:40:21 WIB, wilayah Moramo Utara, Konawe Selatan, kembali diguncang gempa. Lindu berkekuatan magnitudo 2,6 ini terjadi pada kedalaman 5 kilometer. Pusat gempat berada di darat 2 km barat daya Moramo Utara. Guncangan dirasakan di Konawe Selatan dengan skala II–III MMI.

Lindu kelima dan terakhir terjadi pada pukul 11:53:45 WIB di wilayah Kambowa, Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Gempa ini berkekuatan magnitudo 2,9, terjadi di kedalaman 6 kilometer, dan berlokasi di darat 3 km timur laut Kambowa. Guncangan dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Buton Utara.

Apa Itu Gempa Bumi?

Untuk diketahui, gempa bumi adalah bencana alam yang bersifat merusak. Fenomena ini bisa terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat. Dan Indonesia termasuk wilayah rawan akan bencana gempa.

Gempa bumi adalah bencana yang bisa menyebabkan kerugian nyawa dan materil.

Menurut WHO, secara global gempa bumi menyebabkan 750 ribu kematian selama kurun 1998-2017. Lebih dari 125 juta orang terkena dampak gempa bumi selama periode ini.

Tanggap Bencana Gempa Bumi

Meski tak bisa dicegah, gempa bumi adalah bencana yang bisa dihadapi. Salah satu cara menghadapi gempa bumi adalah tanggap akan bencana gempa bumi.

Contoh tanggap gempa bumi adalah mengetahui prosedur evakuasi dan mematuhi pedoman keselamatan ketika bencana ini datang.

Menurut BNPB, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Menurut BMKG, gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Antisipasi Gempa Bumi Sebelum Terjadi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum Terjadi Gempa

  • Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
  • Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
  • Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.
  • Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
  • Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
  • Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah.
  • Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi.
  • Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
  • Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
  • Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat dan Setelah Terjadi Gempa Bumi

Saat Terjadi Gempa

  • Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
  • Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
  • Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
  • Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
  • Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa

  • Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
  • Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
  • Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.
  • Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
  • Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
  • Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
  • Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
  • Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa.  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    BMKG adalah singkatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika yang berstatus Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPN).
    BMKG
  • liputan6
    Gempa adalah peristiwa bergetar atau bergoncangnya bumi karena pergerakan atau pergeseran lapisan batuan pada kulit bumi secara tiba‐tiba.
    Gempa
  • Gempa Hari Ini
  • Gempa Bumi