Liputan6.com, Jakarta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar muktamar partai pada Agustus 2025. Salah satu agendanya adalah memilih calon ketua umum.
Disebutkan, aspirasi kader PPP memunculkan nama Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional sekaligus eks KSAD Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman, untuk bisa jadi caketum.
Terkait namanya disebut masuk dalam bursa caketum PPP, Dudung mengaku belum berminat menjadi ketua umum partai politik.Â
Advertisement
"Saya belum berminat," kata Dudung, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (29/5/2025).
Dia juga menegaskan, tak ada yang melobi dirinya untuk maju sebagai caketum PPP. "Saya tidak," ungkapnya.Â
Ditanya soal alasannya, Dudung mengaku saat ini belum ingin berkecimpung di dunia politik.Â
"Saya tidak berminat belum mau berpolitik saya," pungkas dia.
Sebelumnya, Juru Bicara PPP, Usman M Tokan mengatakan, kader menginginkan sosok ketua umum baru hasil muktamar.
 "Perlu dicatat hari ini PPP masih dipimpin oleh Plt Ketua Umum, bukan Ketum hasil Muktamar. Jadi kita semua sebagai pengurus dan kader PPP pasti berkeinginan untuk sesegera mungkin melaksanakan muktamar untuk memilih ketua umum baru," ucap Usman saat dikonfirmasi, Rabu (14/5/2025).
Ada Nama Dudung Abdurachman sampai Amran Sulaiman
Dia menyebut, selain kader internal muncul juga figur eksternal ke bursa calon ketua umum. Mereka diantaranya adalah  Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional sekaligus eks KSAD Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman, Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
"Ada nama nama eksternal yang muncul ke permukaan adalah bapak Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Syaifullah Yusuf, Andi Amran Sulaiman, dan Agus Suparmanto," terang Usman.
"Nama-nama eksternal ini ada yang terdengar samar-samar, tetapi ada juga yang sudah melakukan konsolidasi serta muncul bertemu dengan beberapa kawan-kawan pimpinan wilayah atau DPW PPP dan ada juga sudah redup," sambungnya.
Usman berharap, figur eksternal yang maju menjadi calon ketua umum di muktamar tetap menjadi kader PPP meskipun nantinya tidak terpilih menjadi Ketum.
"Berharap apabila tidak terpilih, tetap bergabung dan berjuang membesarkan PPP untuk merebut kembali kejayaan PPP di pemilu 2029 yang akan datang," ujarnya.
Advertisement
Calon dari Internal Partai
Juru Bicara PPP, Usman M Tokan mengatakan, tak ada alasan khusus muktamar ditunda sampai Agustus. Namun, karena dalam waktu dekat ada peringatan Idul Adha 1446 H dan pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah daerah, maka diputuskan muktamar baru akan digelar antara Agustus atau September 2025.
"DPP telah memutuskan untuk pelaksanaan Muktamar PPP setelah menghadapi hari raya Idul Adha dan pilkada ulang dibeberapa daerah, sehingga diputuskan antara Agustus-September," kata Usman pada wartawan, Rabu (14/5/2025).
Usman menyebutkan, terdapat sejumlah kader internal masuk dalam bursa calon ketua umum yakni, Petahana Mardiono, Sandiaga Salahudin Uno, Muhamad Romahurmuzi hingga Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin.
"Saat ini nama-nama itu bermunculan. Kalau dari kalangan internal ada bapak Muhamad Mardiono, Muhamad Romahurmuzi, Sandiaga Salahudin Uno, Amir Uskara dan Taj Yasin Maimoen," kata Usman.
"Pak Suharso Monoarfa juga punya peluang yang sama kalau beliau bersedia maju kembali," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/478270/original/095662600_1744883796-74b0b29b-fb0e-425c-af21-aa30160246eb.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969879/original/038639800_1729001403-20241015-Calon_Wamen-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415211/original/076238300_1479930386-ppp.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/50717/original/027676700_1521009097-cropped-19290640.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486598/original/093420300_1769591674-1000956043.jpg)