Baru Dibentuk, JakCare Sudah Selamatkan Dua Orang yang Mau Bunuh Diri

Layanan kesehatan yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakCare, telah menyelamatkan dua orang yang mau bunuh diri.

Diperbarui 25 Mei 2025, 22:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Layanan kesehatan yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakCare, telah menyelamatkan dua orang yang mau bunuh diri.

"Begitu saya buka (JakCare), tidak sampai dua atau tiga hari, saya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas (Kesehatan), dua hari yang lalu ada dua orang yang mau bunuh diri," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Minggu (25/5/2025) dilansir Antara.

Pramono mengatakan salah satu dari pelaku mencoba menghubungi layanan JakCare dan direspons cepat oleh petugas medis, sehingga bisa diselamatkan.

"Keduanya bisa diselamatkan. JakCare kenapa bisa begitu cepat? Jakarta punya yang namanya JAKI, salurannya ke mana-mana dan 24 jam dalam monitor Pemprov DKI," kata Pramono.

Pramono pun berencana meminta kedua orang yang saat ini sudah dalam kondisi sehat itu menjadi saksi terkait pentingnya konseling bagi kesehatan mental.

JakCare merupakan layanan konsultasi yang berfokus pada kesehatan jiwa masyarakat. Melalui layanan ini, masyarakat Jakarta dapat melakukan konseling langsung dengan tenaga psikolog klinis melalui aplikasi JAKI atau telepon.

Merujuk data hingga 14 Mei lalu, JakCare sudah melayani 104 penelepon. Layanan ini dapat diakses 24 jam, namun rata-rata layanan ini diakses di atas jam 14.00 WIB dengan delapan hingga 10 penelepon per hari.

Laporan terbanyak merupakan warga yang mengeluhkan tentang persoalan kesehatan.

Baca juga Siswa SMP Tewas Usai Terjun dari Atas Mal di Jaksel, Diduga Bunuh Diri

 

Layanan JakCare Didukung Tenaga Psikolog Klinis dan Siap Melayani 24 Jam

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan, layanan JakCare didukung oleh call center yang diisi oleh tenaga psikolog klinis yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

Call center ini terhubung dengan rumah sakit khusus jiwa dan layanan kesehatan mental di puskesmas serta rumah sakit umum daerah (RSUD).

"28 dari 44 puskesmas yang ada di DKI semuanya sudah memiliki tenaga psikolog, begitu juga 31 RSUD semuanya yang sudah menyediakan layanan kesehatan jiwa," kata dia.

Selain itu, Ani mengatakan, layanan kesehatan JakCare juga diperuntukkan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6