Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5/2025). Adapun kunjungan PM Li Qiang ke Indonesia untuk memenuhi undangan dari Prabowo.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, PM China Li Qiang tiba di Halaman Istana Merdeka sekitar pukul 10.05 WIB. Iring-iringan mobil yang membawa PM Li sempat memasuki kawasan Monumen Nasional (Monas).
Sebanyak 70 pasukan berkuda yang membawa bendera Indonesia turut mengiringi rangkaian mobil PM Li Qiang hingga ke Istana Merdeka. Setibanya di Istana, PM Li Qiang disambut pasukan jajar kehormatan.
Advertisement
Sejumlah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD) menggunakan seragam menyambut kedatangan PM Li Qiang dari kawasan Monas. Mereka membawa bendera Indonesia dan China.
Prabowo yang mengenakan setelan jas bewarna abu-abu langsung menyambut kedatangan Perdana Menteri Li Qiang. Prabowo dan PM Li saling berjabat tangan.
Kemudian, Prabowo dan PM Li Qiang mengikuti upacara penyambutan pemimpin negara. Lagu kedua negara dikumandangkan yang diselingi bunyi meriam sebanyak 19 kali.
Usai upacara, Prabowo dan PM Li mengenalkan para delegasi masing-masing. Prabowo tampak didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kemudian, Kepala Badan Intelijen Negara Herindra, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Stella Christie, hingga Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun.
Pertemuan Bilateral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5231606/original/020357200_1748144014-20250525_101052.jpg)
Selanjutnya, Prabowo mengajak PM Li Qiang masuk ke ruang kredensial Istana Merdeka untuk menandatangani buku tamu dan berfoto bersama. Setelah itu, Prabowo dan PM Li melakukan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing.
Kedua pemimpin negara akan membahas hubungan bilateral serta kerja sama Indonesia dan China. Setelahnya, Prabowo dan PM Li akan menyaksikan penandatanganan Momerendum of Understanding (MoU) kedua negara.
Sebagai informasi, PM Li Qiang tiba di Indonesia pada Sabtu, 24 Mei 2025, melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. PM Li akan melakukan kunjungan selama tiga hari di Indonesia, mulai dari 24 hingga 26 Mei 2025.
Selain bertemu dengan Presiden Prabowo, PM Li Qiang juga diagendakan mengadakan beberapa pertemuan internal selama berada di Jakarta. Dia juga bertemu para pengusaha Indonesia dan China di Hotel Shangri-La Jakarta pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Seperti diketahui, Indonesia dan Tiongkok telah menjalin hubungan diplomatik selama lebih dari tujuh dekade, dengan kerja sama yang terus berkembang secara dinamis di berbagai sektor. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.
Advertisement
Hubungan RI-China
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5231607/original/046798500_1748144364-20250525_101031.jpg)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemitraan strategis Indonesia dan China dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan. Dia menilai hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok sangat strategis dan menjanjikan.
"Saya memandang hubungan antara Indonesia dan Tiongkok adalah suatu hubungan bilateral yang sangat strategis, sangat penting, dan sangat menjanjikan serta dapat menentukan keadaan perdamaian dan stabilitas di kawasan kita," ucap Prabowo dalam sambutannya pada Indonesia-China Business Reception 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Dia turut mengapresiasi nilai-nilai luhur dalam peradaban China yang menekankan prinsip mutual benefit dan harmoni. Ia pun menyampaikan tekadnya untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan China sebagai mitra dagang terbesar Indonesia.
"Perdagangan kita sudah melebihi 130 miliar dollar Amerika Serikat tiap tahun. Dan kita memandang bahwa Tiongkok adalah mitra sangat penting dalam pembangunan industri dan teknologi kita," tutur Prabowo.
Menurut dia, sejumlah proyek besar kerja sama antara Indonesia dan perusahaan China telah berhasil dilakukan mulai dari perdagangan hingga teknologi. Prabowo pun menyampaikan apresiasi terhadap perusahaan China yang telah menciptakan lapangan kerja dan mendorong transfer teknologi, serta menunjukkan penyesuaian diri dengan kepentingan nasional Indonesia.
"Hubungan dagang investasi dan teknologi ini adalah bukti komitmen kita bersama untuk membangun masa depan yang lebih kuat, lebih sejahtera bagi kedua bangsa kita dan juga lebih hijau, lebih ramah bagi lingkungan kita bersama," jelas Prabowo.
Prabowo Ajak Pengusaha China Investasi di Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5231419/original/041312100_1748097566-IMG_9903.jpg)
Prabowo menuturkan kerja sama Indonesia dan China tidak harus terbatas dalam sektor ekonomi saja. Namun, dia menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan China dapat lebih luas pada kerja sama di banyak bidang.
"Saya ingin menyampaikan dengan hubungan ekonomi yang seperti ini, janganlah hubungan kita terbatas kepada hubungan ekonomi. Kita juga harus mencapai persahabatan yang lebih mendalam, kerja sama di semua bidang," pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Prabowo mengajak para pengusaha China untuk terus berinvestasi di berbagai sektor di Indonesia, termasuk pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan sains teknologi. Ia juga mendorong pelaku usaha Indonesia untuk menjadikan China sebagai mitra produksi dan inovasi bersama.
"Kita menyambut kerja sama ini sebagai langkah menghadapi masa depan yang cerah, masa depan yang penuh harapan, masa depan yang akan membawa berkah dan perdamaian di kawasan kita bersama," ujar Prabowo.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1058817/original/059397900_1744933472-IMG-20231012-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5231605/original/025954300_1748144013-20250525_101035_0_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/413/original/067947800_1469525472-mevi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583652/original/076247100_1782545739-Surveii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8541099/original/093711400_1782478511-Jepretan_Layar_2026-06-23_pukul_19.52.31.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5592383/original/095089200_1778149812-IMG-20260507-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8536963/original/026877300_1782471695-Screenshot_20260626_174313_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)