Sekjen PPP: 20 DPW Ingin Ganti Ketua Umum di Muktamar 2025

Arwani menyebut lebih dari 20 DPW se-Indonesia menyatakan sepakat mendorong perubahan menyeluruh di tubuh partai, termasuk memilih ketua umum baru.

Diperbarui 12 Mei 2025, 21:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur menggelar halal bihalal sekaligus konsolidasi menjelang Muktamar PPP yang dijadwalkan berlangsung antara Agustus hingga September 2025.

Acara digelar di Kantor DPW PPP Jatim, Surabaya, Minggu (11/5/2025), dan dihadiri oleh sejumlah pengurus pusat serta kader dari 38 DPC se-Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekjen DPP PPP M Arwani Thomafi, Ketua DPP PPP M Qoyum Abdul Jabbar, M. Thobahul Aftoni, serta Ketua DPW PPP Jatim Mundjidah Wahab.

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi menegaskan bahwa DPW PPP Jawa Timur solid menyuarakan agenda perubahan dalam muktamar mendatang, termasuk pergantian ketua umum partai.

"Penting untuk DPW mengkonsolidasikan kekuatan struktur, bahwa PPP Jatim juga kompak dan solid untuk mengusung agenda perubahan di Muktamar 2025," ujar Arwani.

Ia menyebut, hingga saat ini, lebih dari 20 DPW se-Indonesia menyatakan sepakat mendorong perubahan menyeluruh di tubuh partai, termasuk memilih ketua umum baru. Arwani menyebut semangat ini juga datang dari kalangan ulama dan pimpinan majelis partai.

"Transformasi sebagai keinginan adanya perubahan baik dari kepemimpinan, tata kerja, keorganisasian, juga cara pandang termasuk strategi pemenangan pemilu itu harus menjadi mindset agenda perubahan," lanjutnya.

Ketua DPW PPP Jatim Mundjidah Wahab menegaskan bahwa seluruh 38 DPC kabupaten/kota di Jatim mendukung penuh agenda perubahan total, termasuk pergantian pucuk pimpinan partai.

"PPP Jatim kompak. Semua menghendaki transformasi total, otomatis ganti ketua umum," tegas Mundjidah.

Dia menambahkan, misi utama saat ini adalah menyelamatkan partai agar kembali memiliki kursi di parlemen.

“Yang penting ketua umum baru bisa membawa PPP kembali ke Senayan,” ujarnya, didampingi Bendahara DPW PPP Jatim Agus Mashuri.

 

Gelar Forum Halaqah Ulama dan Kader

Sebelumnya, PPP juga menggelar Forum Halaqah Ulama dan Kader di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Semarang. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Majelis Syariah KH M. Mustofa Aqil Siroj, Ketua Majelis Pertimbangan M. Romahurmuziy, Ketua Majelis Kehormatan KH Abdullah Ubab Maimoen, Ketua Mahkamah Partai Ade Irfan Pulungan, dan Wagub Jawa Tengah Gus Taj Yasin.

Forum tersebut menyepakati perlunya pergantian ketua umum serta merumuskan lima rekomendasi strategis demi penguatan partai. Pertama meneguhkan semangat perubahan internal, Menjaga stabilitas organisasi, mengoptimalkan peran pejabat publik dari kader partai, membuka ruang bagi figur-figur potensial dari dalam dan luar partai dan memperkuat PPP agar kembali ke parlemen

"Rekomendasi Forum Halaqah Ulama dan Kader PPP akan menjadi panduan bagi pengurus dan kader dalam menyambut muktamar mendatang," pungkas Arwani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6