Arus Mudik 2025 Lancar, Prabowo Apresiasi Kinerja Kapolri hingga Menhub

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.

Diterbitkan 07 April 2025, 17:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan juga seluruh stakeholder terkait yang telah memastikan kelancaran selama Bulan Ramadhan hingga pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. 

Hal itu disampaikan khusus Presiden Prabowo secara khusus di sela kunjungan kerja ke Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang bekerja keras. Dalam hal ini untuk keamanan mudik, keamanan, selama bulan puasa dan mudik saya ucapkan terima kasih kepada Kapolri, Menhub, TNI di semua jajaran,” kata Prabowo seperti dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

Selain itu, Prabowo juga menyatakan rasa bahagianya lantaran harga bahan pokok selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H sangat terkendali.

"Bulan Ramadhan, bagi umat Islam di Indonesia dan juga hari raya Idul Fitri, tahun ini kita nikmati dalam keadaan aman, damai dan juga yang sangat saya bahagia, harga bahan pokok terkendali, aman dan masih terjangkau oleh rakyat Indonesia, saya sangat bahagia," syukur Prabowo.

Prabowo mencatat, terkendalinya harga pangan saat Ramadan dan Idul Fitri baru pertama kali terjadi. Karenanya, dia kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran menteri di kabinet yang sudah bekerja keras.

"Kita dalam pertama kali bertahun-tahun harga-harga pangan terkendali. Inilah menteri-menteri kabinet kita semuanya bekerja keras, semuanya turun ke lapangan," Prabowo menandasi.

 

Prabowo Berikan Apresiasi

Presiden Prabowo Subianto menjawab berbagai isu serta sejumlah kebijakan pemerintah yang jadi sorotan publik. Mulai dari hukuman mati untuk koruptor hingga sulitnya mencari pekerjaan.

Prabowo menerima 6 Pemimpin Redaksi (Pemred) dan jurnalis senior di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pemimpin redaksi dan jurnalis senior yang hadir diberi kesempatan untuk bertanya berbagai isu yang jadi sorotan publik dan sejumlah kebijakan pemerintah.

 SCTV telah membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menitipkan pertanyaan melalui berbagai platform media sosial Liputan 6 SCTV.

Salah satu yang paling banyak ditanyakan adalah soal keseriusan pemerintahan Prabowo dalam menangani kasus korupsi di tanah air. Lebih dari 800 pertanyaan dan komentar masuk dan 26 persen berisi kegeraman masyarakat pada koruptor.

Prabowo pun mengaku geram dengan para koruptor apalagi hukuman yang diterima para koruptor seringkali sangat ringan.

"Jadi ini masalah serius, ini benar. Rakyat geram, saya yakin kalian semua geram, kalian mengerti, we are not stupid. Kalau kasus dia hilangkan Rp100 triliun, dapat enam tahun ini enggak masuk akal, iya kan," kata Prabowo.

Selain korupsi persoalan korupsi, sulitnya mencari pekerjaan juga menjadi isu yang paling banyak ditanyakan.

Apa saja yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam menjawab berbagai isu yang menjadi sorotan publik dan sejumlah kebijakan pemerintah?

Saksikan program Prabowo bicara hari ini 7 April 2025 pukul 16.30 WIB di SCTV.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6