Sukses

Diduga, Tino Karno Meninggal Akibat Obat Terlarang

Liputan6.com, Jakarta: Aktor film Tino Karno meninggal dunia pada hari Rabu (3/1) di Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta Selatan pukul 12.00 WIB. Sementara itu Kepolisian Sektor Cilandak, Jakarta Selatan mengaku akan menyelidiki penyebab kematian anak kedua aktor legendaris Indonesia, Soekarno M. Noer. Namun, anggota keluarga almarhum meminta agar tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

Kendati demikian, Kepala Polsek Cilandak Ajun Komisaris Hapsoro menyatakan akan terus menyelidiki penyebab kematian tersebut. Maklum, dia menduga almarhum Tino meninggal dunia lantaran over dosis. Apalagi menurut laporan yang masuk ke Polsek Limau, korban meninggal akibat reaksi obat terlarang. Hingga kini, polisi pun masih melakukan penyidikan terhadap seorang saksi kunci yang menjadi rekan dekat korban. Menurut pengakuan saksi, ia sering membelikan korban obat-obatan dari Pasar Obat Pramuka, Jakarta Timur.

Sedangkan keluarga korban yang diwakili kakak kandung korban Ruby Karno membantah penyebab kematian Tino karena obat terlarang. Sebab berdasarkan keterangan dokter, tambah Ruby, Tino meninggal akibat serangan jantung. Saat ditemukan almarhum dalam keadaan pingsan di kamar mandi Kantor PT Karnos Film. Saat itu ia tengah sibuk menyelesaikan pembuatan sinetron berjudul "Hatiku Bukan Pualam".

Hingga saat ini suasana rumah duka masih dikunjungi para pelayat. Mulai dari kalangan artis hingga masyarakat sekitar. Menurut rencana, jenazah akan dikebumikan pada hari Kamis (4/1) ini, di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Kemang, Jakarta Selatan. Tino meninggalkan seorang istri bernama Endang Yutino dan tiga orang anak.(PIN/Fransambudi dan Agus Ginanjar)