Momen Isra Mi'raj, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Muhasabah Diri untuk Kerukunan Umat Beragama

Anggota Komisi III DPR RI, Agustiar Sabran, menyampaikan pesan dalam momentum Isra Mi'raj yang diperingati umat Islam pada Sabtu 18 Februari 2023.

Diperbarui 19 Februari 2023, 21:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Isra Mi'raj menginspirasi umat manusia untuk tidak tergiur duniawi dan pentingnya salat.
  • Peringatan Isra Mi'raj menekankan keseimbangan perjalanan duniawi dan spiritual.
  • PDIP mengimplementasikan semangat Isra Mi'raj untuk kesejahteraan rakyat dan NKRI.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Agustiar Sabran, menyampaikan pesan dalam momentum Isra Mi'raj yang diperingati umat Islam pada Sabtu 18 Februari 2023. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peringatan Isra Mi'raj di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangkaraya

Acara peringatan itu digelar oleh Dewan Adat Dayak (DAD), Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) dan Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Prov. Kalteng.

Agustiar menyebut, perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram, ke Masjid Al Aqsa, hingga ke langit ketujuh memberi inspirasi bagi umat manusia.

Sebab, perintah salat lima waktu dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad saat peristiwa Isra Miraj memiliki implikasi untuk menjadikan umat Islam sebagai sosok yang memiliki akhlak baik.

“Isra Miraj ini adalah insipirasi bagi umat manusia bahwa kita tidak boleh tergila-gila dengan dunia. Di langit etalasenya jauh lebih banyak dan indah, ketimbang apa yang di dunia ini," kata Agustiar saat merayakan Isra Miraj, di Palangkaraya.

Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng itu juga juga menilai, hikmah peringatan Isra Mi’raj di tahun politik ini sangat penting. Siapapun berhak melakukan perjalanan duniawi, namun, perlu didampingi pula dengan perjalanan spiritual.

"Perjalanan duniawi tanpa diimbangi perjalanan spiritual ke atas itu akan mentok. Kehidupan kita bukan hanya di dunia, tetapi ada juga kehidupan akhirat,” ucapnya.

Perjuangkan NKRI

Politisi PDIP itu menjelaskan bahwa momentum Isra Mi’raj telah diimplementasikan partainya untuk selalu mengingat Allah untuk menyejahterakan masyarakat dan menjaga semangat gotong royong di tengah era globalisasi seperti saat ini.

"Bagi Kami PDIP tidak di kiri, tidak di kanan. Kita berada di tengah. Kita perjuangkan NKRI, kita perjuangkan kesejahteraan rakyat," ucapnya.

"Agama hadir dengan misi membebaskan manusia dari segala belenggu keburukan, kejahatan dan kerusakan moral. Agama dan kemanusiaan bukan untuk dihadap-hadapkan, apalagi dibeda-bedakan," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Peristiwa Isra’ Mi'raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang agung, membawa perintah salat lima waktu, serta mengandung makna mendalam tentang keimanan, kesabaran, dan kedekatan hamba dengan Allah.
    Isra Miraj
  • Agustiar Sabran