Sukses

Profil Singkat 3 Pj Gubernur Provinsi Baru di Papua

Liputan6.com, Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik tiga penjabat gubernur untuk tiga provinsi baru di Tanah Air. Ketiga provinsi itu adalah Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Sementara, tiga pj gubernur itu adalah Apolo Safanpo dilantik sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Penjabat Gubernur Papua Tengah, dan Nikolaus Kondomo sebagai Penjabat Gubernur Papua Pegunungan.

Apolo merupakan staf ahli Mendagri bidang pemerintahan. Pria kelahiran 1975 ini memiliki latar belakang sebagai akademisi. Ia merupakan Rektor Universitas Cendrawasih.

Berikutnya Ribka Haluk merupakan satu-satunya perempuan yang dilantik sebagai penjabat gubernur para hari ini, Jumat (11/11/2022). Penjabat Gubernur Papua Tengah ini merupakan staf ahli Mendagri bidang aparatur dan pelayanan publik.

Ribka sudah pengalaman menjabat sebagai penjabat kepala daerah. Yaitu penjabat gubernur bupati Kabupaten Yalimo pada 2021 dan penjabat bupati Kabupaten Mappi tahun 2017. Ribka merupakan seorang aparatur sipil negara. Pada 2014, ia menjabat sebagai kepala dinas sosial dan pemukiman Provinsi Papua.

Terakhir, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo. Dia merupakan staf ahli bidang hubungan antar lembaga dan kerjasama internasional Kejaksaan Agung. Nikolaus merupakan seorang jaksa. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Ketiga Pj Gubernur Orang Asli Papua

Mendagri Tito mengatakan, penjabat gubernur tiga daerah otonomi baru Papua ini merupakan orang asli Papua. Presiden Joko Widodo ketika menjadi tim penilai akhir mengharapkan orang asli Papua yang ditunjuk sebagai penjabat gubernur di daerah otonomi baru.

"Maka kita mencari para calon pemimpin yang bagus," katanya di kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat. 

Tito mengatakan, Apolo dan Ribka memang dinaikkan sebagai staf ahli Mendagri agar dapat dilantik sebagai penjabat gubernur. Karena sesuai undang-undang, yang dapat menjadi penjabat gubernur merupakan pimpinan tinggi madya atau eselon satu.

"Staf ahli menteri itu adalah eselon satu struktural. Jadi itu dilaksanakan dengan Kepres," jelas Tito.

 

Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

3 dari 3 halaman

Mendagri Resmikan 3 Provinsi Baru di Papua

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meresmikan tiga daerah otonomi baru (DOB) di Papua, yakni Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Peresmian dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian dari Gedung Kemendagri, Jumat (11/10/2022).

Peresmian dimulai dengan pembacaan sejarah terbentuknya Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Dalam sejarahnya disebutkan bila pembentukan tiga provinsi baru ini berdasarkan permintaan dari masyarakat demi kesejahteraan Papua.

Kemudian, Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi ini atas nama Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

"Pada hari ini, Jumat, 11 November 2022 bertempat di Jakarta, saya Muhammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Indonesia dengan ini meresmikan Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua pegunungan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridoi kita semua," ujar Tito dalam peresmiannya.

Penetapan pembentukan tiga provinsi baru di Papua ini tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan yang ditetapkan pada 25 Juli 2022.

UU Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah yang ditetapkan pada 25 Juli 2022. Dan UU Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan yang juga ditetapkan pada 25 Juli 2022.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS