PKB: Selain Parpol, Diperlukan Dukungan Pemerintah dan Publik Untuk Penundaan Pemilu

Waketum PKB Jazilul Fawaid menyatakan usulan penundaan Pemilu 2024 adalah usulan partai politik, termasuk PKB, bukan pihak lain atau pemerintah.

Diterbitkan 01 Maret 2022, 13:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakill Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyatakan usulan penundaan Pemilu 2024 adalah usulan partai politik, termasuk PKB, bukan pihak lain atau pemerintah.

"Memang itu usulan Gus Muhaimin dan ketum parpol lainnya, yang menerima aspirasi dari berbagai kalangan," kata Jazilul kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).

Ia membantah pihaknya menyeret pemerintah terkait usulan penundaan Pemilu 2024 tersebut. "Tidak ada yang menyeret-nyeret pemerintah. Namun dampak usulan penundaan pemilu mau tidak mau akan berkaitan dengan kebijakan pemerintah," kata dia.

Selain itu, Jazilul mengakui usulan penundaan itu sulit dilaksanakan tanpa adanya dukungan pemerintah dan publik.

"Kami tahu merealisasikan usulan ini tidak mudah, sangat sulit. Selain usulan parpol-parpol, diperlukan dukungan publik, para pakar, dan pemerintah," ujarnya.

Jika Tak Didukung Pemerintah dan Rakyat

Ia menyebut usulan penundaan pemilu 2024 hanya akan berakhir jadi wacana politik saja apabila hanya didukung dari parpol.

"Tanpa dukungan semuanya, tentu penundaan pemilu ini akan berakhir pada wacana politik saja," pungkas Jazilul.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6